DAERAH

Sesama Golkar, Rudal Laporkan Risman ke Polisi, Pengamat Politik: Ada Langkah yang Lebih Baik

MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Risman Pasigai, politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) Sulsel, terjerat kasus hukum. Risman yang merupakan Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan dan juga Juru Bicara Partai Golkar, dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik oleh Rusdin Abdullah, yang juga merupakan politisi senior di Partai Golkar.

Laporan tersebut, menuai tanggapan para publik di Sulawesi Selatan.

Pengamat politik, Nurmal Idrus mengatakan, dikarenakan hal tersebut sudah masuk diranah hukum, maka harus diselesaikan secara hukum.

“Saya kira sudah masuk wilayah hukum, karena polisi sudah terlibat maka tentu semua harus diselesaikan dengan hukum,” katanya, Rabu (11/9/2019).

Diketahui laporan terhadap Risman, berawal saat Musda Golkar Sulsel berlangsung bulan Juli lalu. Di mana pada saat itu, sempat terjadi adu mulut oleh sesama kader Golkar. Risman yang saat itu menjadi ketua panitia, langsung menyampaikan pernyataan di depan wartawan dan para kader Golkar. Di mana pada saat itu, Risman menyebut Rusdin Abdullah mengirim pengacau ke musyawarah daerah. Pernyataan Risman ini yang selanjutnya berbuntut panjang hingga masuk di ranah hukum.

Baca juga :  Oknum Banser Mengaku Salah dalam Insiden #2019GantiPresiden

Lanjut Nurmal Idrus, dirinya menilai ada langkah yang lebih baik selain melaporkan langsung ke pihak kepolisian.

“Namun, tentu adalah langkah lebih baik jika dialog didahulukan. Bagaimana pun mereka adalah sama sama kader Golkar,” ujarnya.

Kasubdit II Direktorat Kriminal Umum Polda Sulsel, Kompol Agus Khaerul saat ini pihaknya masih sementara mendalami laporan tersebut. Adapun pemanggilan Juru Bicara Partai Golkar Sulsel itu, untuk melakukan klarifikasi dari laporan dari politisi satu partainya.

“Pemeriksaan Pak Risman selaku terlapor. Kemarin masih tahap klarifikasi terkait laporan pak Rudal,” ucapnya, seperti yang dikutip, Rakyatku.com.

Risman Pasigai, dilaporkan dugaan pencemaran nama baik. Pasal 310 KUHP, pencemaran nama baik dengan ancaman hukuman penjara 9 bulan. Pasal 311 KUHP, fitnah dengan ancaman hukuman penjara 4 tahun.

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!