EDUNEWS

Berikut Cara Atasi Stres Akibat Perjalanan Jauh

 JAKARTA, EDUNEWS.ID – Menempuh perjalanan jauh menuju kantor kerap membuat suasana hati berubah-ubah. Apalagi di Jakarta, di mana kemacetankerap terjadi setiap paginya. Suasana hati yang memburuk itu dapat berdampak pada penurunan produktivitas kerja.

Sejumlah studi mencoba menemukan korelasi antara kemacetan lalu lintas dengan produktivitas kerja. Mengutip Fast Company, sejumlah studi menemukan hasil yang buruk.

Pertama, studi dilakukan oleh sejumlah peneliti University of the West of England pada 2017 lalu. Studi menemukan, bertambahnya waktu perjalanan membuat seseorang merasa tak puas dalam bekerja.

Studi pada tahun yang sama juga dilakukan oleh Mercer, sebuah perusahaan konsultan sumber daya manusia (SDM) di Amerika Serikat. Studi menemukan, perjalanan menuju kantor yang lebih jauh membuat seorang pekerja rentan mengalami stres. Selain stres, waktu tidur malam setiap pekerja juga mengalami penurunan.

Baca juga :  Wow, 2 Aplikasi ini Mudahkan Penyelesaian Skripsi Loh..

Banyak hal buruk bisa diakibatkan oleh perjalanan jauh menuju kantor. Untuk itu, Anda perlu lebih cerdas untuk mengatasinya.

Berikut mengutip Harvard Business Review, sejumlah cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi hal tersebut.

1. Mengingat rumah
Ingatan akan rumah disebut ampuh mengurangi kadar stres saat Anda berada dalam perjalanan pulang dari kantor menuju rumah.

Anda bisa mengingat si buah hati yang sedang menunggu di rumah atau makan malam hangat bersama keluarga.

2. Tidak menyetir sendiri
Anda juga disarankan untuk tidak membawa kendaraan sendiri. Beberapa penelitian menyebutkan, menyetir kendaraan dapat memicu hormon stres.

Anda disarankan untuk menggunakan kendaraan umum seperti bus, kereta, taksi, dan lainnya. Hal ini akan mengurangi dampak buruk dari perjalanan jauh.

Baca juga :  KPAI Desak Kemendikbud Evaluasi UN

3. Interaksi sosial di kendaraan umum
Jika Anda menggunakan kendaraan umum, lakukan interaksi sosial dengan penumpang lain untuk mengurangi tingkat stres.

Studi yang dilakukan oleh sejumlah peneliti University of Chicago, AS menemukan bahwa interaksi sosial dengan orang asing dapat berdampak positif pada otak.

4. Melakukan rutinitas pagi dalam perjalanan
Seseorang yang memiliki rutinitas kecil dalam perjalanan disebut dapat lebih bersemangat menjalani hari. Rutinitas kecil yang dimaksud bisa berupa membaca berita pagi setiap harinya atau hal-hal sederhana lainnya.

cnn

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!