Pendidikan

Kekerasan Kembali Terjadi di STIP, Pemerintah Diminta Tinjau Ulang Sekolah Kedinasan


Anggota Komisi V DPR Miryam S Haryani
Dilihat   113

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Kejadian kekerasan yang berujung pada meninggalnya taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) kembali terjadi. Anehnya kejadian seperti itu terjadi pada sekolah-sekolah kedinasan yang dibiayai oleh negara.

Anggota Komisi V DPR Miryam S Haryani mengatakan, Pemerintah harus meninjau ulang kehadiran sekolah kedinasan serta harus melakukan evaluasi secara menyeluruh.

“Ini mutlak diperlukan karena jangan sampai nyawa dianggap sesuatu yang murah sehingga dengan gampangnya dipermainkan. Evaluasi baik dari manajemen pendidikan, keberadaan sekolah kedinasannya, atau sistem pengajaran yang berlangsung. Selama ini saya melihat bahwa uang negara seakan menjadi halal untuk digunakan sebagai sarana menghilangkan nyawa orang lain,” ujarnya, Kamis (12/1/2017).

Terkait STIP, Miryam menilai, perlu juga untuk memanggil Kemenhub dan menjelaskan kondisi yang sebenarnya.

“Hasilnya akan kita sinkronkan dengan temuan-temuan dilapangan yang kemudian akan menghasilkan rekomendasi apakah sekolah kedinasan ini masih layak dilanjutkan atau lebih baik dihentikan demi kepentingan yang lebih besar,” tegasnya.

Seperti diketahui peristiwa tragis terjadi di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Seorang taruna atas nama Amirullah Adityas Putra (18) tewas diduga setelah mendapatkan penganiayaan dari seniornya. Peristiwa penganiayaan terjadi pada Selasa (10/1/2017) malam.

Facebook Comments

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 08114167811

Copyright © 2016 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Close
Download Premium Magento Themes Free | download premium wordpress themes free | giay nam dep | giay luoi nam | giay nam cong so | giay cao got nu | giay the thao nu