News

Bersama DPR, Kemenpan RB Bahas 281 Daftar Inventaris Masalah dalam Penyusunan Revisi UU KPK

JAKARTA, EDUNEWS.ID-  Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi, (Kemenpan RB) saat ini sedang membahas sejumlah masalah terkait revisi UU Komisi Pemberantasan Korupsi bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Dalam pembahasan RUU Tindak Pidana Korupsi, Kemenpan melibatkan lima orang pejabatnya yakni Jufri Rahman yang merupakan Staf Ahli Kemenpan RB Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah dan pejabat Kemenpan RB diantaranya, Setiawan Wangsa Atmaja, Rini Widyantini, Rapiuddin Hamarung, dan Aidir Amin Daud.

Mereka terlibat dalam perubahan Undang-Undang nomor 30 tahun 2002, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang saat ini sedang digodok oleh DPR RI.

“Iya,  di DPR RI bareng menteri untuk pembahasan RUU nomor 30,” kata Jufri di Jakarta, Jumat (13/9/2019).

Baca juga :  Semua Parpol Pengusung Prabowo Hadir di Reuni 212 kecuali Demokrat

Jufri menuturkan, revisi UU KPK ini adalah atas inisiatif DPR RI karena itu harus dibahas bersama dan ada yang mewakili pemerintah.

“Presiden telah menunjuk Menteri PAN RB dan Menteri HukHam sebagsi wakil pemerintah. Menpan RB menunjuk 5 orang mewakili kemenpan untuk membahas revisi UU KPK,” kata Jufri.

Saat ini, kata Jufri Rahman, telah dibahas di Badan Legislasi (baleg) DPR dengan membahas 281 DIM (Daftar Inventarisasi Masalah).

“Diantaranya terkait dewan pengawas kpk, pegawai kpk, supervisi terhadap instansi yang berwenang melaksanakan pemberantasan tipikor, dan beberapa usulan baru,” jelas Jufri.

Jufri melanjutkan, 220 DIM yang bersifat tetap langsung disepakati dan tetap dengan perubahan redaksional.

Baca juga :  Ini Beberapa Formasi yang Dibutuhkan di Rekrutmen CPNS 2017

“22 diserahkan ke tim perumus dan sifatnya perubahan 42 DIM dibahas satu demi satu,” jelas Jufri Rahman.

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!