Internasional

PM Malaysia dan Kabinet Rela Gajinya Dipotong Dua Bulan untuk Korban Corona

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin, beserta wakil dan seluruh anggota kabinet merelakan gaji mereka selama dua bulan dipotong untuk disumbangkan bagi korban wabah virus corona (Covid-19) yang terjadi di negara tersebut.

Seperti dilansir Channel NewsAsia, Jumat (27/3/2020), informasi tersebut disampaikan oleh Kantor Perdana Menteri Malaysia pada Kamis (26/3/2020) kemarin. Menurut pernyataan tersebut, keputusan itu diambil dalam rapat kabinet sehari sebelumnya untuk membuktikan keseriusan pemerintah Malaysia membantu penduduk yang terkena dampak buruk pandemi Covid-19.

Malaysia membentuk Dana Sumbangan Covid-19 yang diluncurkan pada 11 Maret lalu untuk membantu penduduk yang terdampak wabah tersebut. Sampai pada Rabu lalu tercatat uang sumbangan tersebut berjumlah US$1.9 juta.

Baca juga :  Heboh 'Nasi Padang' Ala Band Asal Norwegia

Pemerintah Malaysia memperpanjang masa pembatasan wilayah (lockdown) hingga 14 April 2020. Semula Malaysia menetapkan kebijakan lockdown sejak 18 hingga 31 Maret 2020 untuk menekan laju penyebaran virus corona.

Pemerintah Malaysia juga untuk sementara melarang penduduknya bepergian ke luar negeri. Mereka juga sementara tidak mengizinkan kedatangan warga asing.

Seluruh lembaga pemerintah di Malaysia, kecuali yang dianggap vital, untuk sementara ditutup.

Malaysia juga menutup sementara seluruh rumah ibadah dan kawasan perkantoran serta bisnis, kecuali gerai swalayan, toko sayur dan kelontong, serta minimarket yang menjual kebutuhan sehari-hari.

Raja Malaysia, Yang-di-Pertuan Agung Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah dan Ratu Malaysia, Raja Permaisuri Agung Tunku Hajah Azizah Aminah Maimunah Iskandariah, dilaporkan untuk sementara harus menjalani masa karantina selama dua pekan. Penyebabnya adalah tujuh abdi istana dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Baca juga :  Pengurangan Gaji Anggota Kabinet Bukti Mahathir Serius Perbaiki Ekonomi Malaysia

cnn

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!