Internasional

Trump: Negara ini Tidak Dibangun untuk Tertutup

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Presiden Donald Trump memperingatkan bahwa lockdown berkepanjangan untuk mencegah penyebaran virus corona dapat menghancurkan Amerika Serikat.

“Banyak orang sepakat dengan saya. Negara ini tidak dibangun untuk tertutup. Kalian bisa menghancurkan sebuah negara jika menutupnya seperti ini terus,” ujar Trump kepada Fox News pada Selasa (24/3/2020).

Trump lantas mengatakan bahwa ia ingin membuka kembali AS sebelum perayaan Paskah yang jatuh pada 12 April mendatang.

“Saya ingin membuka negara ini dan mempersiapkan semuanya agar bisa dibuka pada Paskah,” kata Trump seperti dikutip AFP.

Sebagian wilayah di Amerika Serikat memang menerapkan penutupan demi mencegah penyebaran virus corona lebih luas.

AS sendiri kini menempati urutan ketiga dalam daftar negara dengan kasus corona terbanyak, yaitu mencapai 49.768. Dari keseluruhan angka tersebut, 600 di antaranya meninggal dunia.

Baca juga :  Israel Klaim 10 Negara Ingin Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

Pakar kesehatan menganggap social distancing merupakan salah satu cara efektif untuk mengurangi prospek penularan Covid-19. Namun, Trump menegaskan bahwa penutupan berkepanjangan sangat berlebihan.

“Kita kehilangan ribuan orang dalam setahun karena flu. Kita tidak menutup negara ini,” ucap Trump.

Ia kemudian berkata, “Kita kehilangan lebih banyak orang karena kecelakaan kendaraan. Kita tidak meminta perusahaan kendaraan, ‘Berhenti produksi mobil. Kami tidak mau ada mobil lagi.'”

Sejumlah pengamat menganggap pernyataan Trump ini sangat berbau politik karena pada November mendatang AS akan menggelar pemilu.

Janji kampanye Trump tahun ini mencakup perekonomian yang kuat dan tingkat pengangguran rendah.

“Kita tidak bisa kehilangan Boeing. Kita tidak bisa kehilangan perusahaan-perusahaan ini. Jika kita kehilangan perusaahan-perusahaan itu, kita bicara soal ribuan pekerjaan, jutaan pekerjaan,” ujarnya.

Baca juga :  Melanggar HAM, Rwanda dan Uganda Tolak Kesepakatan dengan Israel

cnn

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!