News

MUI : Jangan Kaitkan Cadar dan Celana Cingkrang dengan Radikalisme

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Sa’di berpandangan, ada kesalahpahaman sementara dari pihak yang mengaitkan masalah radikalisme dengan pemakaian cadar, celana cingkrang (tidak isybal), dan potongan janggut seseorang. Pandangan tersebut sangat tidak tepat.

Sebab, menurutnya, radikalisme tidak hanya diukur melalui simbol- simbol aksesori, seperti cadar, celana cingkrang, dan potongan janggut, tetapi lebih pada pemahaman ajaran agamanya. “Sehingga kurang tepat jika karena alasan ingin menangkal ajaran radikalisme di kampus kemudian melarang mahasiswi memakai cadar,” ujar Zainut.

Ia mengatakan, MUI khawatir setelah larangan penggunaan cadar, kemudian disusul dengan larangan berikut, yaitu larangan mahasiswa memakai celana cingkrang dan berjanggut. Untuk menangkal ajaran radikalisme, harus melalui pendekatan yang lebih komprehensif, persuasif, edukatif, dan konseling keagamaan yang intensif.

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!