Nasional

Demo Bela Rakyat 121, Mahasiswa Kepung DPRD Kalsel


Dilihat   209

BANJARMASIN, EDUNEWS.ID – Puluhan dari 165 mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kalimantan Selatan Bersatu merangsek masuk ke setiap ruangan di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Selatan. Mereka kecewa setelah mengetahui cuma tiga anggota Dewan yang menemui massa di halaman gedung.

Tiga anggota Dewan ini terdiri atas Puar Junaedi, Zulva Asma Vikra, dan Suwardi Sahlan. Para mahasiswa dari lintas perguruan tinggi di Banjarmasin itu semula menyuarakan aspirasinya di halaman kantor Dewan. Mereka menuntut Presiden Joko Widodo segera membatalkan kenaikan biaya administrasi STNK dan BPKB, membatalkan kebijakan bebas visa, menolak kenaikan harga BBM, dan menolak kenaikan tarif dasar listrik 900 VA.

Setelah itu, mahasiswa mendesak pemerintah tidak serampangan mengelola pemerintahan dan Presiden Joko Widodo mesti lebih prorakyat.

“Kami ingin semua anggota DPRD menemui kami. Kami ke sini mewakili rakyat!” kata koordinator aksi, Khairul Umam, di halaman DPRD Kalimantan Selatan, Kamis, 12 Januari 2017.

Puar Junaedi, yang berstatus calon Ketua DPRD Kalimantan Selatan sekaligus mewakili 55 anggota Dewan, mengatakan bakal menampung semua aspirasi dan menyampaikannya ke lembaga berwenang. Pihaknya tidak bisa sepihak mengambil putusan karena tuntutan mahasiswa itu mesti menunggu respons dari kebijakan pemerintah pusat.

“Saya tampung aspirasi Bapak-bapak. Kebetulan ada sebagian anggota Dewan yang sedang kunjungan kerja,” ujar Puar.

Mahasiswa pun mendesak Sekretariat DPRD memberikan agenda kerja anggota DPRD. Tak puas atas dokumen kerja dan penjelasan Puar, mahasiswa mendesak untuk menyisir ke setiap ruangan Dewan.

Negosiasi sempat alot karena mahasiswa ingin 165 peserta demo ikut masuk ke dalam gedung DPRD Kalimantan Selatan. Sedangkan Puar dan polisi berkukuh hanya beberapa koordinator aksi yang bisa masuk ke setiap ruangan Dewan. Mahasiswa bahkan mengancam rusuh bila polisi tak membuka barikade.

Mahasiswa akhirnya bersedia mengutus koordinator aksi untuk masuk ke dalam ruangan anggota DPRD. Mereka menyisir ruangan wakil ketua, fraksi, komisi, dan staf Sekretariat DPRD. Mahasiswa pun masuk ke ruang kontrol CCTV untuk mengetahui aktivitas anggota Dewan pada hari ini. Khairul Umam membawa dokumen absensi anggota Dewan.

Setelah menyisir ruangan, kondisi semakin panas ketika Puar Junaedi enggan menuruti kemauan mahasiswa yang mendesak kader Partai Golkar itu duduk lesehan di halaman DPRD.

“Saya ini sudah menuruti permintaan Anda, jangan paksa terus. Kalau Anda paksa, saya akan tinggalkan Anda!” tutur Puar dengan nada meninggi seraya berlalu meninggalkan kerumunan mahasiswa.

 

Sumber : Tempo

Facebook Comments

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 08114167811

Copyright © 2016-2017 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Close
Download Premium Magento Themes Free | download premium wordpress themes free | giay nam dep | giay luoi nam | giay nam cong so | giay cao got nu | giay the thao nu