Nasional

Soal Kelompok Taliban di KPK, Novel: Hoaks Memang Keterlaluan

EDUNEWS.ID – Novel Baswedan angkat bicara mengenai isu adanya penyidik Taliban atau radikal di KPK. Novel yang merupakan penyidik senior di KPK membantah adanya isu tersebut.

Menurut dia, isu penyidik Taliban dihembuskan agar membuat citra KPK buruk dihadapan masyarakat.

Novel menduga persepsi buruk terhadap KPK itu sengaja dibuat agar masyarakat dan pihak lainnya mendukung revisi Undang-Undang KPK.

Novel menyayangkan apabila hal itu benar dilakukan oleh oknum yang menghembuskan isu Taliban tersebut.

“Jadi saya kira pola-pola itu sengaja membuat persepsi seolah-olah KPK-nya jelek, sehingga Undang-Undang-nya diubah gitu kan,” jelas Novel usai menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Novel mengutuk keras hoaks yang menimpa KPK tentang penyidik Taliban tersebut. Menurutnya, pembuatan hoaks itu telah membuat hal yang tidak berguna.

Baca juga :  53 ribu Nelayan Jateng Kehilangan Pekerjaan akibat Kebijakan Menteri Susi

Perppu KPK Uji Nyali Jokowi

Jokowi maju-mundur menerbitkan Perppu KPK. Ia ragu lantaran mendapat ancaman pemakzulan dari partai pendukungnya. Simak selengkapnya dalam collection ini dan jangan lupa subscribe agar menerima notifikasi setiap ada story baru.

“Hoaks memang keterlaluan,” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo juga membantah isu tersebut.

Agus mempersilakan pihak-pihak yang memunculkan isu penyidik Taliban agar melakukan penelitian di KPK untuk membuktikan kebenarannya.

“Kami undang mereka untuk melakukan penelitian di KPK, siap kami,” ucap Agus usai pelantikan Sekjen dan Direktur Penuntutan KPK di Gedung Merah Putih, Jakarta, Senin (16/9/2019).

kmp

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!