Ahmad Alim Bachri

Kampus Sebagai Sumber Peradaban Bangsa Modern

Oleh: Ahmad Alim Bachri*

Keberadaan kampus ditengah kehidupan masyarakat sejatinya merupakan sumber cahaya penerang bagi kehidupan masyarakat dalam konteks berbangsa dan bernegara, oleh karena itu, kampus yang merupakan tempat berkumpulnya para ilmuan sudah sepantasnya menjadi sumber inspirasi positif bagi bangsanya dalam mengelola berbagai aspek tatanan kehidupan.

Kampus sebagai pusat pendidikan dan pembelajaran dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan sosial budaya (IPTEKS) diaharapkan menjadi sumber inovasi yang mampu menjadikan suatu bangsa sebagai bangsa yang bermartabat dan bardaya saing tinggi ditengah pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sekaligus merupakan sumber “daya saing” yang tidak terlepas dari nilai peradaban yang sejati.

Kampus seyogyanya melahirkan intelektual pengambil kebijakan berwawasan nasionalis yang taat etika dan budaya untuk menghasilkan peradaban bangsa dan kebangsaan yang tunduk pada nilai Bhinneka Tunggal Ika, dalam rangka memperkuat eksistensi NKRI yang tidak terlepas dari ancaman hilangnya peradaban bangsa yang kini mulai meninggalkan nilai-nilai falsafah Pancasila sebagai dasar negara.

Baca juga :  Tahun Politik, Jusuf Kalla Harap Universitas Jaga Independensi

Salah satu contohnya adalah kebijakan pembangunan nasional yang menghasilkan angka gini ratio yang semakin tinggi diatas angka 40% yang menunjukkan bahwa ketimpangan dalam hal kesejahteraan masyarakat semakin tidak merata.

Kampus sebagai entitas yang memiliki dimensi luas dalam pengembangan IPTEKS yang tidak bebas nilai sehingga IPTEKS yang dikembangkan penuh dengan nilai yang mampu menjunjung tinggi terpeliharanya peradaban masyarakat yang bermartabat sesuai dengan nilai-nilai falsafah Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa indonesia.

Advertisement

Kehidupan kampus yang saat ini mengalami pergeseran nila dalam tataran implementasi nilai kehidupan yang sangat jauh dari sebuah prilaku peradaban sebagai contoh terkadang kita menyaksikan ada kampus yang menjadi arena Tawuran antar sesama mahasiswa dalam satu kampus yang notabene adalah penggiat IPTEKS dalam pengertian pencari Ilmu yang tidak dapat lagi menjadi contoh harmoni kehidupan dalam sebuah peradaban modern.

Kondisi ini sebagai sebuah realita kehidupan yang menjadi tantangan tersendiri bagi pemimpin lingkungan kampus agar mampu mengembalikan nilai-nilai peradaban kampus sebagai sumber kehidupan yang penuh nilai dan harmoni kehidupan yang ketika di masanya kampus tidak sekedar menjadi sumber inspirasi akan tetapi bahkan menjadi sumber kekuatan perjuangan untuk sebuah peradaban yang bermartabat.

Oleh karena itu, pilihan yang tepat adalah bagaimana membangun iklim akademik yang kondusif pada setiap kampus agar kampus yang sangat dibanggakan benar-benar menjadi sumber kejayaan bangsa yang dihormati oleh semua elemen masyarakat.

Ahmad Alim Bachri, Dosen Fakultas Ekonomi dan Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin. Peneliti dan Regional Chief Economist Bank BNI, Ketua Lembaga Penelitian Unlam.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com