DAERAH

Aksi Bersih Masjid Relawan Prof Husain Syam Terus Berlanjut di Sulbar

Relawan The Profesor yang merupakan relawan bentukan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Husain Syam (PHS) membersihkan masjid yang berada di Provinsi Sulawesi Barat.

 

SULBAR, EDUNEWS.ID – Program Bersih Masjid yang dilaksanakan oleh Relawan Prof Husain Syam di Sulawesi Barat (Sulbar), hingga kini masih terus berlanjut.

Koordinator Relawan The Profesor, Maulana Yusdianto mengatakan, sejak 19 April 2021 lalu hingga Kamis 29 April 2021, pihaknya telah membersihkan lebih dari 50 masjid.

“Saat ini kami sudah berada di Kota Majene. Rencananya kami akan melanjutkan aksi bersih masjid ini hingga ke Suremana di Utara yang berbatasan dengan Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah,” terangnya sembari menambahkan bahwa aksi ini rencananya akan berlangsung selama 20 hari.

Menurut Maulana, Relawan The Profesor yang dikomandoinya ini merupakan relawan bentukan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Husain Syam.

Baca juga :  Bertebaran, Spanduk ‘Tantang’ KPK Tuntaskan Kasus Korupsi di Kota Palopo

Aksi bersih masjid yang merupakan ide Prof Husain Syam tersebut lanjutnya, bertujuan agar umat Islam, khususnya di Provinsi Sulbar bisa lebih khusyuk beribadah saat ramadan.

Dalam kegiatan yang mengambil titik start di Desa Paku di Kecamatan Binuang, Polman itu, para relawan tak hanya membersihkan WC dan tempat wudhu.

“Kami juga mengepel lantai masjid serta membersihkan karpet. Selesai aksi bersih, kami melanjutkan dengan memasang spanduk amaliah ramadan, memasang stiker kebersihan dan membagikan masker sesuai standar protokol kesehatan,” jelas Maulana.

Relawan Prof Husain Syam adalah wadah bagi para relawan kemanusiaan yang dibentuk oleh Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Husain Syam untuk misi kemanusiaan dan kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan.

Baca juga :  Tokoh Perempuan Apresiasi Kinerja Kajati Sulbar dalam Penanganan Kasus Korupsi

Pada gempa bumi Sulbar bulan Januari 2021 lalu, Relawan Prof Husain Syam tak hanya menyalurkan bantuan ke daerah terdampak. Mereka juga mengirim sejumlah psikolog dan psikiater untuk membantu pemulihan dampak psikologi para korban gempa, termasuk mengirim tim yang bertugas sebagai Tim SAR. (End)

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com