DAERAH

Anggota DPRD Bantaeng Viral Diduga Bekingi Mobil Bodong, Ini Kata Partai Gerindra

Thamrin Labandu ketua DPC Gerindra Kab. Bantaeng

BANTAENG, EDUNEWS.ID – Belakangan ini viral di media sosial yang menyudutkan salah seorang anggota DPRD Bantaeng, Didik Sugiharto.

Dalam postingan di Facebook, diduga anggota DPRD Bantaeng itu bekingi dan kuasai mobil bodong.

Kabar itu tersebar di grup Facebook INFO SEKITAR KAB BANTAENG. Yang diposting oleh akun bernama Bina Waty.

Ia memposting sebuah gambar yang sudah dieditnya dengan tulisan dan gambar mobil serta wajah Didik Sugiharto.

“cek sendiri faktanya. Di kantor yang mengatur surat-surat kendaraan,” keterangan dalam postingan itu.

Dalam foto yang diposting ada tiga gambar mobil dengan disalah satu sisinya foto anggota dewan dari Partai Gerindra ini.

Setiap mobil, di bawahnya ada keterangan ‘Daihatsu Xenia DD 665 DS pakai label Toyota Avanza untuk hilangkan jejak mobil ini tidak ada dalam database Samsat dan dipastikan bodong’. mobil lainnya tertulis keterangan ‘mobil sedan timor warna merah, hitam, kadang juga putih nomor polisi B 745 ELA juga mobil bodong’. Serta mobil ketiga tertulis ‘honda CRV nomor plat DD 1849 LI tidak ada dalam database Samsat dipastikan bodong’.

Baca juga :  PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Sinjai Selatan Berikan Bantuan Korban Kebakaran

Di bawah foto Didik tertulis ” Siapa Didik Sugiharto? dia adalah mantan Bintara Polisi. Pernah bertugas di Satlantas Polres Bantaeng dan terkenal sebagai polisi yang malas. Dia akhirnya mengajukan pensiyn dini setelah bertahun-tahun tidak masuk kerja. Pria yang bukan asli Bantaeng ini terpilih jadi anggota DPRD setelah melalui proses pemilihan yang tidak lazim.”

Postingan itu pun direspon dari netizen. Bahkan salah satu akun bernama Jamuta Samutta berkomentar “Dengar2 juga bapak ini suka ancam2 kapala dinas untyk minta proyek yaa. ‘BAHASA WARKOP’. Tapi kalau mau bukti coba tanya2 kepala dinas,” tulisnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang ( DPC) Partai Gerindra Kabupaten Bantaeng, Thamrin Labandu mengaku kesal dengan postingan tersebut.

Baca juga :  Deklarasi ‘2019 Ganti Presiden’ Bakal Digelar di Makassar, Datangkan Neno Warisman

“Saya kesal tuduhan dari oknum yang tidak bertanggung jawab itu. Jika memang bisa membuktikan tuduhannya silahkan lapor melalui jalur hukum,” tegasnya Selasa 1/Juni 2020.

Menurutnya, itu tidak hanya mencemarkan nama anggota DPRD Bantaeng itu. Namun juga Partai Gerindra yang menjadi partai pengusung Didik Sugiharto melenggang di DPRD Bantaeng.

Pengakuan Didik kepada Partai Gerindra Bantaeng, kata Thamrin, jika dirinya pub tidak tahu menahu siapa yang memfitnahnya.

“Pengakuan dari pak Didik, itu fitnah dan cuma tuduhan, itu tidak benar. Jadi kalaupun itu benar, ya silahkan melapor di kantor polisi melalui jalur hukum,” ujarnya.

Ia pun menyarankan, kepada Didik jika tuduhan itu tidak benar, bisa melaporkan pemilik akun Facebook tersebut atas tuduhan pencemaran nama baik. Dirinya memberikan waktu untuk mengusut hal itu.

Baca juga :  KPK Bakal Lakukan Korsupda di Sulsel, Sekprov Gelar Rapat Persiapan Bersama Inspektorat

Jika tidak ada tindakan dari Didik, kata dia, pihaknya akan melapor hal itu di Polres Bantaeng.

“Saya sebagai ketua partai harus menindaklanjuti (laporan) pencemaran nama baik. Ini bukan atas nama oknum (Didik Sugiharto), tapi atas nama Partai,” bebernya.

Jikalau anggota DPRD Bantaeng itu dinyatakan bersalah, maka

“Untuk PAW (Jika ternyata Didik Sugiharto bersalah), itu ada tingkatannya, dari Provinsi dan Pusat,” terangnya.

Perihal kabar dugaan seringnya terjadi pengancaman di Kepala OPD, Thamrin Labandu, mengaku jika Didik memberikan klarifikasinya.

“Pak Didik pernah lapor, jika memang dia begitu dengan nadanya (tegas), jika saat melakukan reses adanya temuan,” tuturnya. (rls)

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com