DAERAH

BMKG : Enggano Bengkulu Diguncang Gempa M 6,5

BMKG/ilustrasi

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Gempa bumi magnitudo (M) 6,5 terjadi di 83 kilometer barat daya Enggano, Bengkulu. Berdasarkan hasil analisis, BMKG menyebut gempa magnitudo 6,5 terjadi karena adanya aktivitas subduksi.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi,” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/2/2021).

BMKG juga mengungkap mekanisme sumber gempa. Gempa dengan kedalaman 10 km ini memiliki mekanisme pergerakan naik.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” kata dia.

Bambang mengatakan pihaknya belum menerima laporan adanya kerusakan akibat gempa ini. Gempa yang terjadi di Enggano ini juga tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” terangnya.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang. BMKG juga meminta warga mengecek kondisi rumah usai terjadinya gempa ini.

“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” sebutnya.

Gempa ini dilaporkan terjadi pada pukul 19.52 WIB. Gempa ada pada kedalaman 10 km.

Titik koordinat gempa ada pada 5,63 Lintang Selatan dan 101,60 Bujur Timur. Tepatnya pada 80 km barat daya Enggano.

“Tidak berpotensi tsunami,” tulis BMKG.

dtk

To Top
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com