DAERAH

Diduga Bohong Soal Penanganan Gempa, Wali Kota Palu harus Minta Maaf pada Warganya

 

PALU, EDUNEWS.ID-Wali Kota Palu, Hidayat menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kantor DPRD Kota Palu terkait penanganan penanggulangan bencana yang menimpa wilayah Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Masing masing anggota DPRD sebagai perwakilan dari masyarakat, mempertanyakan penyebab terjadinya keterlambatan penanganan bencana di wilayah Kota Palu.

Namun sebelum itu, Wali Kota Palu, Hidayat diberikan kesempatan untuk memaparkan apa yang dilakukan oleh pemerintah kota selama terjadinya bencana alam yang menyebabkan ribuan jowa orang meninggal.

“Pada saat terjadinya tsunami, pemerintah sudah membentuk tim penanggulangan bencana,” kata Hidayat

Sementara itu, salah satu anggota DPRD Kota Palu, Hamsir BE mengatakan, apa yang telah dipaparkan oleh walikota adalah kebohongan. Menurutnya, penanganan penanggulangan bencana di Kota Palu sangat amburadul.

Baca,   Pertamina Tambah Premium di Kalimantan Timur Jelang Ramadan

“Mestinya walikota itu minta maaf kepada rakyatkya, jangan bicara soal teori,” tutur Hamsir, anggota DPRD Kota Palu Komisi C Fraksi Partai Hanura

Hamsir menilai, penanganan kepada korban tsunami dan gempa sangatlah tidak becus. Bahkan ia meminta walikota tidak membohongi rakyat.

“Karena semua merasakan bahwa pada saat gempa, hingga hari keempat Kota Palu itu lumpuh total dari komunikasi hingga penerangan,” bebernya.

rakyatku

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2018 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!