DAERAH

Diduga Terlibat Suket C19 ‘Palsu’, Djusman AR Minta Polres Soppeng Segera Panggil Kadis Kesehatan

Koordinator Forum Komunikasi Lintas (FoKaL) NGO Sulawesi, Djusman AR.

 SOPPENG, EDUNEWS.ID – Koordinator Forum Komunikasi Lintas (FoKaL) NGO Sulawesi, Djusman AR, meminta penyidik Polres Soppeng memanggil Kepala Dinas Kesehatan Soppeng, untuk diminta keterangannya terkait dugaan suket bebas Covid-19 palsu.

“Seharusnya penyidik Polres Soppeng dan Inspektorat segera memanggil Kepala Dinas Kesehatan untuk memeriksa atau mengklarifikasi begitu pun terhadap oknum yang disebut-sebut dalam video yang beredar agar tidak menjadi bias,” kata Djusman Selasa (30/03/2021).

Menurut Djusman, kedepannya ketika penyidik Polres Soppeng melakukan pemanggilan terhadap Kadis Kesehatan yang disebut dalam video agar kiranya dapat kooperatif.

“Harapannya ketika dipanggil penyidik, bersikap kooperatif lah,” cetusnya.

Selain itu, lanjut Djusman, pengangkatan Kepala Dinas Kesehatan Sallang menjadi PLT Direktur RSUD Latemmamala Soppeng juga dinilai mengundang tanya karena Sallang bukan berasal dari tenaga medis.

Ingat tenaga medis jelas berbeda dengan tenaga kesehatan, berdasarkan pasal 34 UU No 44 tahun 2009 tentang rumah sakit pengangkatan jabatan direktur atau Kepala Rumah sakit harusnya berasal dari tenaga medis dan mempunyai keahlian di bidang perumahsakitan.

Meski demikian, kata Djusman, mungkin dapatlah ditolerir karena sifatnya cuma penunjukan pelaksana tugas, bukan jabatan definitif dan hubungan satuan kerjanya memang memungkinkan, mengingat rumahsakit itu sepayung dengan dinas kesehatan, namun jangan lupa masa pelaksana tugas itu juga dibatasi waktu, karenanya pemkab harus pikirkan itu.

Diketahui, video viral mengenai percakapan melalui telepon seluler antara Kepala Laboratorium RSUD Latemmamala yang juga penanggung jawab Laboratorium Covid-19, dr M, dengan Direktur Rumah Sakit Latemmamala Dr N terkait polemik pembuatan dugaan suket palsu.

Dalam video itu, dr M mengatakan sudah menyampaikan ke Kepala Dinas Kesehatan Soppeng bahwa dirinya tidak mau membuat suket palsu.

“Saya sudah telpon langsung ke pak Sallang bahwa saya tidak mau membuat suket palsu,” ujar dr M dalam video yang beredar di media sosial beberapa waktu lalu.

(*)

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com