DAERAH

Dinilai Cacat Prosedur, Ketua CLAT Minta Dirjen Perumahan Copot PPK Rumah Swadaya Sulsel

Ketua Celebes Law and Transparency (CLAT), Irvan Sabang

MAKASSAR, EDUNEWS.IDProses evaluasi kinerja Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) wilayah Sulaweai Selatan, mendapat kritikan keras dari Celebes Law and Transparency (CLAT).

Ketua Celebes Law and Transparency (CLAT), Irvan Sabang menilai, proses penetapan evaluasi kinerja tersebut cacat prosedur dan cenderung nepotisme yang diduga dari anggota Komisi V, Dewan Perwakilan Rakyat – Republik Indonesia (DPR-RI), Andi Iwan Darmawan Aras.

Pasalnya nama-nama yang ditetapkan, ia mengangap tak didasari pertimbangan objektif dan kinerja tahun sebelumnya, serta rekomendasi orang ‘titipan’.

“Kami sudah lihat beberapa nama-nama yang lolos ditetapkan menjadi TFL reguler 2021 di Wajo pada proses evaluasi kinerja terjadi kecacatan prosedur, tak mendasari juknis-juknis yang ada bahkan melanggar mekanisme yang ada, seperti tak mempertimbangkan peringkat evaluasi kinerja, sehingga rawan terjadinya penyimpangan karena tidak sesuai kualitas yang ada,” kata Irvan dalam rilisnya, kepada wartawan edunews.id, Minggu (14/2/2021).

Ada juga beberapa nama yang tidak memenuhi kualifikasi, termasuk perihal juknis yang dikeluarkan dari Dirjen Perumahan Kementerian PUPR proses penentuan evaluasi kinerja sangat tidak dipertimbangkan dan juga tahun sebelumnya .

Pemuda aktivis Sulsel itu juga meminta pihak kementerian untuk mencopot pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) jika hal tersebut tidak ditinjau ulang.

“Maka kami meminta Dirjen Perumahan PUPR untuk mencopot PPK yang mengeluarkan SK tersebut karena ini sangat menciderai keadilan dan tidak transparan,” pungkasnya.

Ia pun bersedia jika dimintai keterangan terkait hal tersebut.

“Ia ada (bukti),” tutupnya.

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com