DAERAH

Gagal Berikan Keamanan, HMI MPO Cabang Makassar Desak Idham Azis Copot Kapolda Papua

MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Yus Yunus (26), pria asal Dusun Taramanu, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar), tewas diamuk warga di Nabire, Papua. Korban tewas dikeroyok setelah dituding menabrak warga dan seekor babi hingga tewas.

Peristiwa pengeroyokan korban terekam kamera dan viral di media sosial. Aksi main hakim sendiri tersebut mengundang kecaman dari berbagai pihak, salah satunya Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi Cabang Makassar.

Sekretaris HMI MPO Cabang Makassar, Sardi mendesak Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Idham Aziz mencopot Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Provinsi Papua yang gagal memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kejadian amukan massa menunjukkan belum adanya jaminan keamanan di Wilayah Papua, dimana dalam video yang beredar tampak aparat keamanan dalam hal ini Polri tidak mampu berbuat banyak, olehnya itu kami dari HMI MPO Cabang Makassar mendesak Kapolri untuk mencopot Kapolda Papua yang tidak mampu menghadirkan rasa aman di Wilayah Papua,” tegas Sardi, dalam rilisnya Via Whatsapp, Kamis (27/02/2020).

Baca juga :  Akui Video Polisi Brutal Masuk Masjid, Polda Sulsel: Mohon Maaf

Tidak hanya itu kami mendesak Kapolri untuk mengusut tuntas kasus pembunahan yang menimpa salah satu warga Polman untuk segera dihukum dengan seadil-adilnha atas apa yang terjadi,” tambahnya.

Terlihat, dalam rekaman korban berupaya menyelamatkan diri dari amukan massa. Sejumlah petugas bersenjata laras panjang, diduga polisi, yang terlihat berada di lokasi kejadian, juga tidak mampu meredam emosi massa. Akhirnya korban tewas dengan kondisi mengenaskan.

Korban Yus Yunus kemudian dipulangkan ke kampung halamannya, dan telah dikebumikan di pemakaman Islam Desa Sumberjo, Senin (24/2/20) malam.

(dtk/tas)

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!