DAERAH

Gubernur Kalbar Sebut Pontianak Jadi Pusat Penyebaran Covid-19

PONTIANAK, EDUNEWS.ID – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji menegaskan bahwa saat ini Pontianak dan sekitarnya sudah ditetapkan sebagai wilayah transmisi lokal, dimana penyebaran virus corona atau Covid-19 tidak lagi dari warga luar Kalbar, tetapi sudah dari warga ke warga lokal.

“Kota Pontianak berdasarkan apa yang ditulis di website Kemenkes, penularan Covid-19 tidak lagi karena yang bersangkutan baru dari luar daerah atau luar negeri, tetapi penularan di Pontianak sudah dari warga ke warga, maka saya minta jangan keluar rumah, jaga jarak ketika bertemu dan selalu pakai masker,” kata Sutarmidji melalui akun Facebook-nya, Kamis (26/3).

Menurut Sutarmidji, masyarakat Kalbar harus peduli terhadap virus corona dan sayangi diri sendiri dan keluarga dengan tetap di rumah.

Baca juga :  Gubernur Sulsel Percaya Pemuda LIRA Miliki Skill dan Kompetensi Bersama Membangun Daerah

“Tidak usah keluar rumah kalau tak penting,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar Harisson mengatakan tidak ada arahan lagi dari Kemenkes, karena dengan ditetapkannya Pontianak sebagai wilayah transmisi lokal, maka semua penduduk harus ekstra hati-hati.

“Tetaplah di rumah, jangan keluar rumah, sering cuci tangan dengan sabun karena kita tidak tahu virus itu menempel dipermukaan benda apa yang ada di sekitar kita. Kita tidak tahu siapa yang sudah tertular karena dari pengalaman terhadap pasien 03 di Pontianak, yang sehat-sehat saja selama masa pemantauan, tidak tahunya dia positif Covid-19 dan masyarakat harus sadar bahwa virus ini sangat berbahaya,” ujar Harisson.

Sementara itu, berdasarkan update data Covid-19 terbaru di Kalbar, sampai Kamis, tercatat untuk orang dalam pengawasan (ODP) Dinkes Kalbar sebanyak 1.957 orang, di mana terdapat 81 orang yang selesai masa pemantauan dan satu orang yang semula berstatus sebagai ODP menjadi pasien dalam pantauan (PDP).

Baca juga :  Peduli Korban Gempa Sulteng, PB HMI MPO Serukan Aksi Nasional

Adapun sebaran ODP di Kalbar, Kota Pontianak : 166 orang, Kota Singkawang : 130 orang, Kubu Raya : 134 orang, Mempawah : 59 orang, Sambas : 571 orang, Landak : 84 orang, Bengkayang : 9 orang, Sanggau : 209 orang, Sekadau : 55 orang, Melawi : 44 orang, Sintang : 280 orang, Kapuas Hulu : 59 orang, Ketapang : 31 orang, dan Kayong Utara : 44 orang.

rpl

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!