DAERAH

Inspektorat Periksa Kadis Kesehatan Soppeng Malam Hari, Djusman AR : Bagaimana dengan Penyidik Polres ?

Koordinator Forum Komunikasi Lintas (FoKaL) NGO Sulawesi, Djusman AR.

MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Inspektorat Kabupaten Soppeng diketahui telah memeriksa Kepala Dinas Kesehatan Soppeng, Sallang terkait dugaan pemalsuan Covid-19, pada, Rabu malam, (31/3/2021), lalu.

Hal tersebut diketahui, setelah wartawan Edunews.id melakukan penelusuran.

Pemeriksaan dilakukan oleh Inspektorat, sehari setelah pernyataan Koordinator Forum Komunikasi Lintas (FoKaL) NGO Sulawesi, Djusman AR.

Sebelumnya, Djusman AR, mendesak penyidik Polres Soppeng dan Inspektorat memanggil Kepala Dinas Kesehatan Soppeng, untuk diminta keterangannya terkait dugaan suket bebas Covid-19 palsu.

“Seharusnya penyidik Polres Soppeng dan Inspektorat segera memanggil Kepala Dinas Kesehatan untuk memeriksa atau mengklarifikasi begitu pun terhadap oknum yang disebut-sebut dalam video yang beredar agar tidak menjadi bias,” kata Djusman AR, Selasa (30/03/2021), lalu.

Setelah pemeriksaan dilakukan oleh pihak Inspektorat, lalu, apakah Kepolisian Resort (Polres) Soppeng kalah cepat memeriksa Kadis Kesehatan, Sallang ?

Saat dihubungi terpisah Sabtu (3/4/2021), malam hingga, Minggu (4/4/2021), malam, Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Amri, belum memberikan tanggapan terkait hal tersebut.

Baca juga :  Inspektorat Sulsel Fasilitasi APIP dan APH Tandatangani Perjanjian Kerja Sama

Sementara itu, Koordinator Forum Komunikasi Lintas (FoKaL) NGO Sulawesi, Djusman AR mengapresisasi tindakan cepat yang dilakukan oleh Inspektorat sebagai pengawas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah memeriksa Kadis Kesehatan, Sallang.

“Terkait tindak lanjut Inspektorat mengagendakan memanggil atau memeriksa, saya kira itu langkah yang baik demi untuk segera mendapatkan keterangan atau klarifikasi agar perihal itu tidak menjadi bias atau melebar ke mana-mana. Dan memang juga menjadi kewenangan Inspektorat, karena berkaitan dengan ASN,” ucapnya.

Lanjut Djusman, jika pemanggilan ataupun pemeriksaan Kadiskes Sallang, belum dilakukan oleh pihak Kepolisian Resort (Polres) Soppeng, dirinya menyarankan untuk segera mengagendakan dan lebih terbuka kepada publik, sebagai wujud responsif atas hak peran serta masyarakat.

“Nah sekarang, pertanyaannya adalah. Karena kasus itu juga sedang berproses di Polres. Apakah penyidik Soppeng juga telah melakukan pemanggilan atau pemeriksaan (Kadiskes, Sallang) ? kalau pun ini kemudian belum dilakukan, tentunya penyidik (Polres Soppeng) harus segera mengagendakan dan terbuka ke publik,” saranya.

Baca juga :  Diduga Terlibat Suket C19 'Palsu', Djusman AR Minta Polres Soppeng Segera Panggil Kadis Kesehatan

“Kasus ini kan selalu ditunggu-tunggu perkembangannya oleh masyarakat, khususnya warga Soppeng. Inikan penanganannya terpisah, ada yang ditangani oleh Inspektorat juga ada proses di Polres. Kalau pemanggilan sudah dilakukan oleh Inspektorat tinggal pertanyaan lainnya. Bagaimana dengan penyidik Polres ? Apakah dia juga sudah melakukan pemanggilan atau pemeriksaan terhadap oknum-oknum tersebut, yang disebut dalam (video) keterlibatan penerbitan Suket palsu itu, apa mungkin penyidik Polres kalah cepat bergerak dibanding Inspektorat ? Penyidik itu mempunyai kewenangan luar biasa dibanding Inspektorat. Dan ini tidak boleh diabaikan oleh penyidik,” lanjut Djusman.

Dirinya berharap, Polres Soppeng segera merampungkan pemeriksaannya terhadap siapapun yang patut dimintai keterangan, segera gelar perkara, publik menanti hasilnya, apabila unsurnya terpenuhi tentu menjadi wajib untuk dinaikkan ketahap penyidikan sekaligus penetapan tersangka.

Baca juga :  Debat Kedua Pilkada Makassar Bahas Pemerintahan Bersih, Begini Tanggapan Penggiat Anti Korupsi Djusman AR

 

“Dengan tidak bermaksud menggurui atau mengintervensi, saya yakin publik dapat menelaah modus aperandi kasus tersebut. Prinsipnya tegakkan hukum seterang-terangnya dan seadil-adilnya. Ke depannya, kita tidak inginkan penanganan kasus itu menjadi malah semakin tidak jelas, artinya harusnya sekarang ini Penyidik Polres sudah mengagendakan gelar perkara dan bagaimana tindak lanjutnya itu ? Yang pasti penegakan hukum yang dilakukan oleh penyidik Polres, kita support (mendukung) lah dengan sepenuhnya, namun saya mau ingatkan dibalik itu ada harapan publik khususnya masyarakat Soppeng, semoga proses hukum yang sedang dilakukan oleh penyidik Polres nantinya benar-benar berbuah hasil bukan malah penyelidikan itu menjadi mentah atau mandul” pungkas Djusman.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com