DAERAH

Ketua PRIMA DMI Bone Raih Gelar Doktor di Unhas

MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Mahasiswa Program Doktoral Aministrasi publik, Ali Anas mengikuti sidang ujian promosi doktor dalam bidang Administrasi Publik. Sidang ini diadakan di Aula Prof Syukur Abdullah, FISIP, Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas), Tamalanrea Makassar (27/2/2020).

Pria kelahiran Mangilu (Bone), 7 September 1987 ini mengangkat judul disertasi yakni Kapasitas Manajemen Inovasi Pemerintah Daerah Dalam Mendukung Swasembada Pangan Nasional (studi kasus program tanam benih langsung (ATABELA) di Kabupaten Bone).

Adapun para penguji pada sidang promosi yang dipimpin oleh Prof Armin Arsyad (Dekan FISIP Unhas), hadir sebagai penguji eksternal yakni Dr. Septinus Saa, M.Si yang merupakan Dekan FISIP Universitas Cenderawasih. Untuk penguji Internal yakni Prof. Dr. Rakhmat, MS, Prof. Dr. Haelman, M.Si, dan Dr. Hj. Gita Susanti, M.S. Adapun promotor yakni Prof. Dr. H. Juanda Nawawi, M,Si, Ko Promotor yakni Prof. Dr. H. Mohammad Thahir Haning, M.Si dan Dr. H. Badu Ahmad M.Si.

Baca juga :  Relawan Laode Ida akan kirim Bantuan ke Konawe Utara dan Buton

Dihadapan para penguji, Dosen STIA PRIMA Bone ini membahas terkait Kapasitas Manajemen Inovasi Pemerintah Daerah Kabupaten Bone Dalam Mendukung Swasembada Pangan Nasional. Dimana dalam disertasinya ditemukan bahwa yang pertama kapasitas kepemimpinan tidak ditopang dengan seperangkat aturan spesifik yang melemahkan dukungan anggaran, kedua, dukungan tenaga kerja tidak maksimal karena beban kerja bertamba, pengelolaaunn struktur dan sistem masih bergerak parsial tanpa ada standar kolektif dari jaringan, dan keempat lingkungan organisasi justru mendukung optimalisasi manajemen peluang inovasi berkelanjutan.

“Sehingga dalam pelaksanaan inovasi ATABELA dalam mewujudkan swasembada pangan dikabupaten Bone ditemukan kepemimpinan kharismatik, pola birokrasi patrimonial , lemahnya dukungan anggaran, penguatan sumber daya manusia belum mendukung, kolaborasi antar organisasi perangkat daerah (OPD) belum maksimal dikarenakan tidak ada regulasi yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan Inovasi ATABELA tetapi dari segi dukungan lingkungan organisasi nampak kemampuan dari Bupati Bone telah melakukan ekspansi kewenangan yang memungkinkan kapasitas Inovasi berjalan dengan baik,” jelas Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) STIA PRIMA Bone ini.

Baca juga :  Guru Kota Cimahi Wajib Absensi Sidik Jari

Setelah prosesi tanya jawab, sanggahan atas pertanyaan dari para penguji, Penerima Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI) ini berhasil memperoleh nilai yang sangat memuaskan dan berhak mendapat gelar Doktor pada bidang administrasi publik.
Setelah dikukuhkan, Putra Tellu Limpoe ini mengucapkan syukur dan terima kasih kepada promotor, co promotor, penguji dan semua yang yang berperan aktif dalam proses pencapaian gelar ini.

“Saya dulu tidak pernah bermimpi bisa mencapai gelar ini. tapi berkat kekuatan doa dari kedua orang tua dan keberpihakan takdir. Jika diwaktu kecil hanya terbiasa menanjaki pengunungan di kampung saya Tellulimpoe. Setelah hijrah ke kota Bone untuk melanjutkan pendidikan. Sayapun seperti menanjaki Takdir yang begitu berliku. Tapi Tuhan berikan jalannya, walau butuh keringat dan air mata. Alhamdulillah saya akhirnya bisa mencapai puncak semoga ilmu yang saya raih bisa bermanfaat untuk ummat dan bangsa. Tentunya juga motivasi untuk semua yang menempun pendidikan,” Jelas ketua Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bone ini.

Baca juga :  Kapolda Bersyukur Pemilu Sulbar Dinyatakan Sah KPU RI

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!