DAERAH

Komitmen Pemerintahan Bersih, Tim Transisi DP-Fatma Usul Telusuri Rekam Jejak Calon Pimpinan OPD

Tim transisi saat melakukan pertemuan reguler di Hotel Teras Kita, Kamis, (18/2/2021).

 MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Tim Transisi Walikota dan Wakil Walikota Makassar terpilih Moh. Ramdhan Pomanto–Fatmawati Rusdi mengusulkan calon pejabat eselon yang akan memimpin Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau kepala dinas di Kota Makassar nantinya, ditelusuri rekam jejaknya.

Hal tersebut disampaikan tim transisi yang juga Pakar Hukum Tata Negara dari Universitas Hasanuddin, Prof. Aminuddin Ilmar saat melakukan pertemuan reguler di Hotel Teras Kita, Kamis, (18/2/2021).

Dirinya mengatakan, kriteria calon pejabat eselon II harus dipaparkan secara lebih mendetail dari tiap tahapannya. Mulai dari penentuan kriteria sampai pada pola dan model rekruitmen calon.

“Ini penting dilakukan, agar orang-orang yang dipilih nantinya betul-betul memiliki komitmen kuat terhadap agenda pemberantasan korupsi. Rekam jejaknya harus dikupas tuntas. Misalnya apakah dia pernah terima suap, pernah menjadi pihak terlapor dan sebagainya,” kata Prof Ilmar.

Lanjut Ilmar, pihaknya akan berkomunikasi dengan Inspektorat untuk menelusuri rekam jejak para calon tersebut.

“Kita bisa tracking rekam jejak ini ke inspektorat, dan itu harus lengkap. Inspektorat harus punya itu. Agar semua betul-betul dijalurnya,” Imbuhnya.

Baca juga :  Kapolsek Manggala Sebut Terduga Pelaku Pengancaman IRT di Makassar Sementara Proses Pencarian

Tim transisi berinisiatif melakukan hal tersebut, dikarenakan keinginan walikota terpilih Danny Pomanto untuk melakukan reformasi birokrasi dalam mewujudkan pemerintahan bersih dalam Pemerintah Kota Makassar.

Juru Bicara Tim Transisi, Henni Handayani menuturkan, pembahasan kriteria dan syarat calon pejabat OPD adalah merupakan rekomendasi tim transisi.

“Semua yang dihasilkan tim transisi sifatnya rekomendasi dan masukan bagi walikota dan wakil walikota terpilih untuk membantu mewujudkan seluruh visi dan misinya,” tuturnya.

Sebelumnya tim transisi telah melalukan, pendalaman visi misi, pemetaan program, dan ‘sharing session’ dengan mitra eksternal.

Rekomendasi tersebut akan dirampungkan sebelum pelantikan walikota dan wakil walikota Makassar terpilih yang dijadwalkan pada, Jumat (26/2/2021).

Diketahui tim transisi menyusun kriteria tambahan, di luar syarat formal yang sebelumnya telah diatur dalam UU Aparatur Sipil Negara (ASN) terkait jabatan dan kepangkatan.

(rls)

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com