DAERAH

LIRA Anggap Kejari Bantaeng Mandul, Kasus Dugaan KKN PKH Laporkan Ke Kejati

BANTAENG, EDUNEWS.ID – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) DPD Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Bantaeng telah melaporkan dugaan tindakan korupsi dalam dana bantuan sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) di Bantaeng.

Laporan itu dengan nomor 1313/DPD.P.LIRA/VII/2019, yang dilaporkan di  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, Senin (22/7/2019).

Ketua DPD Pemuda LIRA Bantaeng, Yuzdanar mengatakan, “kami melaporkan adanya (dugaan) manipulasi data dalan penerima manfaat PKH di Bantaeng, yang terindikasi adanya praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN),” tuturnya.

Sekedar diketahui, laporan LIRA Bantaeng ini atas temuan dalam beberapa laporan masyarakat. Dimana kuat dugaan penerima manfaat PKH tidak tepat sasaran.

Adapun beberapa temuan LIRA Bantaeng, salah satunya adanya warga miskin yang dinilai pantas sebagai penerima manfaat PKH, namun tidak terdaftar.

Baca juga :  Menkominfo Sebut BSSN tidak Menangani Hoaks

Bahkan di Kantor Desa/Lurah di Bantaeng pun belum ditempelkan daftar penerima manfaat PKH, padahal sebelumnya sudah menjadi imbauan Dinas Sosial Bantaeng.

“Kami melaporkan ini terhadap siapa pun terlibat dalam dugaan manipulasi data ini,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Danar ini membeberkan alasan laporan langsung dilakukan di Kejati Sulsel. Pasalnya, kata dia,  beberapa laporan kasus korupsi, lamban ditangani oleh Kejari Bantaeng.

“Karena kami menganggap Kejari Bantaeng mandul dalam laporan dugaan korupsi,” cetusnya.

Ia berharap, Kejati Sulsel bisa mengusut dengan tuntas dugaan pelaku-pelaku yang terlibat dalam manipulasi data dana bansos tersebut.

Sofyan selaku Ketua DPW Pemuda LIRA Sulsel menambahkan, bahwa tidak sepatutnya  dana bansos yang merupakan hak rakyat miskin ini dimanipulatif hanya untuk kepentingan oknum tertentu.

Baca juga :  Pemerintah Diminta Buka Dokumen Kelam 1965

“Sehubungan dengan laporan DPD Pemuda LIRA Bantaeng ke DPW, saya sudah tegaskan tidak ada kompromi untuk oknum-oknum yang memainkan hak rakyat miskin,” jelasnya.

(Erwin)

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!