DAERAH

NA Ditangkap KPK, Pelapor Djusman AR Diteror akan ‘Santet’

Tangkapan layar akun facebook Pelapor NA ke KPK, Djusman AR Diteror akan 'Santet'.

MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Setelah penangkapan Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah yang dilakukan oleh Komisi Pemberantara Korupsi (KPK). Pelaporan Koordinator Badan Pekerja Komite Masyarakat Anti Korupsi (KMAK) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) kini mendapatkan ancaman yang diunggah seseorang di media sosial facebook.

Dari pantauan di akun facebook Bang Djus pemilik  Djusman AR, salah satu netizen yang membagikan sebuah link berita dengan melontarkan kalimat, “Adakah santet yang paling ampuh” nama pemilik akun itu pun ditutupi indentitasnya.

Hal tersebut mendapat tanggapan dari Djusman AR. Ia mengatakan, semua profesi memiliki resiko yang ada. Bahkan dirinya pun mendoakan pemilik akun tersebut untuk segera menyadari perbuatannya.

“#TidakAdaProfesiYgTdkBerisiko_
Kepada pemilik akun dibawah ini smg dpt menyadari perbuatannya. In sha allah sy memaklumi dan akan menjaga identitasnya. Cukup saya dan aparat yang mengetahuinya. Smg ybs diberi umur panjang dan senantiasa dimudahkan rezekynya. Aamiin.
#TetapSemangatMelawanKorupsi_” kata Djusman dalam media sosial Facebook (fb), miliknya.

Baca juga :  Bupati Soppeng Copot dr Nirwana sebagai Direktur RSUD Latemmamala

Dilansir dari wikipedia.org, Santet adalah upaya seseorang untuk mencelakai orang lain dari jarak jauh dengan menggunakan ilmu hitam. Biasanya santet sering dilakukan orang yang mempunyai dendam karena sakit hati kepada orang lain. Santet dapat dilakukan sendiri maupun dengan bantuan seorang dukun.

Terlihat dalam kolom komentarnya, sejumlah kerabat dari Koordinator Forum Komunikasi Lintas (FoKaL) NGO Sulawesi itu, mendukung Bang Djus sapaan akrabnya untuk konsisten mengawasi kejahatan tindak pidana korupsi.

Pemilik nama akun fb AminmakmurDzuliyah, meminta kepada aparat kepolisian untuk segera mengusut pemilik akun tersebut. dirinya mengkhawatirkan adanya pelaku lain yang akan muncul melakukan hal yang serupa.

“Ini Teror, harus di usut oleh aparat kepolisian sebagai efek jera agar pelaku lainya tidak melakukan hal yang sama.
Semangat Bang Jus teruskan perjuangannya… InsayaAllah Allah SWT akan melindungimu dari orang2 jahat…. Allahu Akbar 3x..”

Baca juga :  JOIN Pusat akan Segera Launching Pusdiklat Jurnalistik di Makassar

Selain itu, Iwan Taruna ia mengatakan “Saya kenal dengan baik sosok Djusman AR.. beliau bukan kaleng2, kalau teror seperti ini sepertiji sebutir debu yg melengket dikulit sekali tiup langsung hengkang.. byk teror lebih dari ini dari kasus2 lainnya..”

RA Inggit UD Dentjak menuliskan, “Bismillah kanda…Allah maha segalanya…TDK ada ilmu manusia paling dahsyat sedahsyat ilmu Allah….” tulis RA Inggit.

Sementara itu, akun fb Syarifah Masnaeni mendoakan aktivis anti korupsi itu dilindungi oleh Tuhan yang Maha Esa.

“Astagfirullah…, Semoga yang buat status itu diberi hidayah, tetap semangat Bang Djus dalam memberantas korupsi🙏👍”

Pemilik nama akun Ras-Md turut berkomentar dalam unggahan status itu, ia meminta Djusman AR, pantang mundur melawan korupsi. “Semangat Kaka. Jangan pernah kendor. Selalu dalam lindungan Allah. Aamiin”

Baca juga :  Lampaui Kewenangan, NasDem Nilai TP2D Sulsel harus Dievaluasi

Sonny Wakhyono turut mendukung pemberantasan korupsi tersebut. “Semangat kanda.. jangan pernah kendor…💪”. ucapnya.

Abdul Kadir “Bang Djus AR ,Insyaallah Allah SWT senantiasa bersama dan melindungi hambanya yang senantiasa Istiqomah memperjuangkan dan membela kebajikan dan kebenaran 💪💪💪🙏”

Iffah Mustaring Umar “Hasbunallah wanikmal wakiil”

Hingga salah satu aktivis, Syamsuddin Alimsyah, yang juga pendiri Komite Pemantau Legislatif (Kopel) itu tutur berkomentar. “Ha..ha saya kira mau kirim  sate Kak,  …” katanya.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]unews.id/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com