DAERAH

Pasca Gempa, 72 Milyar Dana Disiapkan untuk Tunjangan Guru di Sulteng

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy kembali mengunjungi Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Kunjungan kali ini, Kemendikbud fokus pada pemulihan proses belajar mengajar di sekolah, juga kesejahteraan guru yang terdampak bencana.

Menurut dia, Kemendikbud telah menyiapkan tunjangan khusus sebesar Rp 76,2 miliar untuk 15.080 guru di empat kabupaten, yakni Palu, Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong. Tunjangan khusus tersebut, Mendikbud menyerahkan secara simbolis buku tabungan kepada 200 guru saat Apel Pagi ‘Anak Sulteng Bangkit Lebih Hebat’.

“Para guru saya harap tidak patah semangat dalam menjalankan tugas mengajar dan mendidik siswa. Saya yakin para guru di Sulteng mampu memompa semangat murid-muridnya untuk belajar dan melompat lebih tinggi menggapai cita-cita,” kata Muhadjir dalam keterangannya, Sabtu (17/11/2018).

Baca juga :  Anggaran Kemendikbud Dipangkas, Bagaimana Nasib Dana BOS ?

Dia menyatakan pemulihan proses belajar mengajar di Sulteng harus lebih cepat. Untuk itu dia dia meminta agar percepatan pemulihan Sulteng juga dikuatkan oleh berbagai pihak.

“Semua itu karena pemerintah ingin memastikan dan percepatan pemulihan kebangkitan pasca bencana. Sehingga anak-anak Sulteng dapat menjadi lebih hebat,” ujar Muhadjir.

Selain itu, juga pada pemberian bantuan kesempatan kali ini, Kemendikbud menyerahkan bantuan alat-alat sekolah (School Kit) 40.000 paket, yang terdiri dari tas, seragam sekolah, dan alat tulis. Pendistribusian alat sekolah tersebut akan dibagikan sesuai dengan jenjang pendidikan (SD, SMP. SMA. SMK, dan SLB). Kemendikbud juga telah mengupayakan pembangunan kelas darurat di 200 titik yang dapat menampung 400 ruang kelas.

Baca juga :  Gubernur Sulsel Sampaikan Rasa Duka atas Berpulangnya IYL

Pembangunan kelas darurat juga diupayakan oleh UNICEF dengan memberikan 450 tenda. Selanjutnya, Kemendikbud mengirimkan bantuan perangkat pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) 50 titik di empat kabupaten tersebut.

Masing-masing titik mendapatkan empat perangkat yang didalamnya terdapat televisi LED, speaker, hard disk eksternal, dan komputer. Perangkat lunak dan materi pembelajaran luring telah dibenamkan di dalam komputer yang diberikan.

Untuk jenjang PAUD dan Pendidikan Masyarakat (nonformal dan informal) menyiapkan bantuan yang terdiri dari bahan dan alat pembelajaran tenda kapasitas 15 orang, tenda kapasitas 60 orang, alat permainan edukasi, pengeras suara, generator set, pengadaan komputer, dan kendaraan roda dua lapangan untuk Balai Pengembangan PAUD dan Dikmas Provinsi Sulteng. Pada jenjang pendidikan Nonformal dan Informal juga memberikan bantuan rehab ringan dan bantuan fasilitas belajar untuk lembaga PAUD dan Pendidikan Masyarakat.

Baca juga :  3000 Guru PNS di Sukoharjo Terancam tak dapat TPG

Sedangkan untuk bantuan kebudayaan, Kemendikbud menyiapkan berbagai kegiatan, yakni Nusantara Art Festival, Permainan Trandisional, Penguatan Pendidikan Karakter melalui Media Inspiratif, Bantuan Pemerintah untuk Komunitas Sejarah, Pemugaran Cagar Budaya. Selanjutnya, Penguatan Karakter Peserta Didik, Penyelamatan Koleksi Museum di Palu, serta Sosialisasi, Bioling, dan kerja sama antar instansi.

REP

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!