DAERAH

Usai Bertemu Ketua KPU RI Arief Budiman,  Rektor Unhas Prof Dwia Negatif Covid-19

MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA, melakukan test usap (swab) untuk pemeriksaan virologi Sars-Cov-2 dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) pada Sabtu (19/9), pukul 09.30 Wita di Rumah Sakit PTN Unhas. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi, menyusul beredarnya kabar beberapa tokoh yang baru saja bertemu Rektor Unhas terkonfirmasi positif terpapar Covid-19.

Hari ini, Minggu (20/9/2020) RSPTN Unhas mengeluarkan hasil pemeriksaan yang menunjukkan tidak terdeteksi RNA SARS-Cov-2. Hal ini tertuang dalam Surat Keterangan Nomor 5973/SK/IX/RSUH/2020. Dengan kata lain, Rektor Unhas dinyatakan negatif Covid-19.

Sebagaimana diberitakan pada berbagai media massa, Ketua KPU RI (Arief Budiman), Komisioner KPU RI (Pramono Ubaid Thantowi), dan Ketua KPUD Sulawesi Selatan (Faisal Amir) terkonfirmasi positif Covid-19. Kabar ini beredar selang tiga hari setelah mereka menghadiri acara di Unhas, Selasa (15/9/2020).

Baca juga :  Di Yahukimo Papua, Uang Pecahan Rp1.000 dan 2.000 tak Laku

Kehadiran mereka di Unhas dalam kegiatan bersama Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia (DKPP RI), Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI), dan Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI). Acara dimaksud adalah Penandatanganan Kerja Sama antara Unhas dengan DKPP RI, KPU RI, Bawaslu RI, dan PP AIPI.

Advertisement

Selain itu juga dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus Cabang AIPI Kota Makassar, dan Seminar Nasional Pilkada Serentak 2020.

Selain Rektor Unhas, juga turut diperiksa juga beberapa orang staf, termasuk Ketua Panitia Pelantikan Pengurus AIPI dan Seminar Nasional, yang juga merupakan dosen FISIP Unhas. Seluruhnya menunjukkan hasil negatif Covid-19.

Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA turut mendo’akan agar Ketua KPU RI dan Komisioner KPU dan KPUD yang terpapar virus corona segera diberi kesembuhan, imunitasnya terjaga, dan dapat beraktivitas lagi seperti biasa.

“Saya tentu turut prihatin dengan apa yang menimpa Pak Arief dan rekan-rekan. Kita tidak tahu dimana beliau terpapar, namun saya mendo’akan kesembuhan untuk beliau,” kata Prof. Dwia.(*/ir)

 

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com