DAERAH

Wagub Sulsel Tegaskan Netralitas ASN Dihadapan Bawaslu

Wakil Gubernus Sulawesi Selatan (Wagub Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman (ASS).

TORAJA UTARA, EDUNEWS.ID — Wakil Gubernus Sulawesi Selatan (Wagub Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman (ASS) menegaskan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjunjung tinggi netralitas pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, meskipun pada dasarnya ASN memiliki hak pilih.

“Perlu sosialisasi kepada ASN dalam menjaga netralitas Pemilu, sebab banyak multi tafsir akan peraturan kepemiluan mengenai posisi ASN. ASN kami tolong di awasi,” kata ASS dalam sambutannya saat menghadiri kegiatan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan, di Hotel Heritage, Tana Toraja Utara saat menghadiri, Senin (30/11/2020).

Sebelumnya, ASS tiba dibandara buntu kunik Tana Toraja Pukul 10.35 Wita. langsung menuju Kabupaten Toraja Utara.

Baca juga :  Ombudsman Terima Laporan PSI soal Bawaslu

Kegiatan Bawaslu Sulsel tersebut merupakan pembinaan penyelesaian sengketa pemilihan. Selain Wagub Andi Sudirman Sulaiman, hadir pula pimpinan Bawaslu RI, Rahmat Bagja.

Di Toraja, Wagub Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan keadilan pembangunan yang dilakukan sesuai visi misinya bersama Gubernur Nurdin Abdullah.

“Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indinesia terus di lakukan di Tana Toraja, pembangunan di Toraja semata mata untuk keadilan dan memacu pertumbuhan ekonomi,” ungkap Andi Sudirman Sulaiman.

Advertisement

Dia mengakui kinerja Bawaslu Sulsel sangat berperan baik sebagai pengawas pemilu.

“Bawaslu di Sulsel sangat kencang untuk mengawasi. Saat kampanye, mencalonkan diri, sangat ketat pengawasan Panwas,” sambungnya.

Di hadapan Komisioner Bawaslu Se Sulsel, Wagub Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa calon kepala daerah semua orang yang baik.

“Semua calon adalah orang terbaik, mereka orang yang mau membangun. Kadang mereka ada yang menghasut melakukan orang yang salah,” jelasnya.

Terakhir, Wagub Sulsel mengajak kepada seluruh calon untuk beradu program dan kembali mengajak kepada Panwas untuk sosialisasi peraturan pengawasan pemilu.

Anggota Bawaslu Sulsel Asradi mengatakan kita di hadiri Keduanya Tokoh Muda Indonesia, Pimpinan Bawaslu terpilih di usia 30 tahun, dan Wgaub Sulsel terpilih di usia 34 tahun.

“Kedua tokoh dengan kehadiran memberi spirit buat kita untuk mengawal pemilihan umum,” tegasnya.

Hal tersebut sejalan sesuai dengan tagline Bawaslu “Rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu tegakkan keadilan pemilu”.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com