DAERAH

Warga ‘Hangus’ Tersengat Listrik, HMI MPO Komisariat UNM Desak PLN Sulselbar Bertanggung Jawab

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Komisariat Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar aksi di kantor PLN Sulselbar, di jalan Hertasning, Kota Makassar, Jumat (27/11/2020).

MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Komisariat Universitas Negeri Makassar (UNM) mendesak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) untuk bertanggung jawab atas meninggalnya Sangkala Daeng Rowa akibat tersengat listrik yang diduga terkena air Empang (Tambak Ikan) di Dusun Dandre-dandre, Desa Maccini Baji, kecamatan Tanakeke, kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa, (17/11/2020).

Dirinya menilai tersengatnya Sangkala Daeng Rowa akibat kelalaian pihak PLN terkait keamanan warga. Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Lapangan, Ahmad Reiham Anwar dihadapan kantor PLN Sulselbar, di jalan Hertasning, Kota Makassar, Jumat (27/11/2020).

“Kita meminta PLN bertanggung jawab dan segera mengujungi keluarga duka yang berada di kepulauan Tanakeke, kabupaten Takalar. HMI MPO UNM secara kelembagaan akan terus mengawal kasus ini sampai PLN memenuhi tanggung jawabnya terhadap keluarga korban,” desaknya.

Baca juga :  Di Sulsel, Relawan #2019GantiPresiden Klaim Jaringan Terbentuk hingga ke Desa

Selain itu, dirinya menceritakan peristiwa tersebut berawal pada jam 6 pagi, korban keluar rumah mengecek empangnya (tambak ikan), namun tak seperti biasanya hingga magrib tiba, korban tak kunjung pulang dari empangnya. Pada jam 7 malam, keluarga korban hingga warga lainnya kumpul di dermaga untuk bersiap mencari korban di keramba hingga ia menemukan cahaya senter di tengah empang, ternyata almarhum Sangkala Daeng Rowa ditemukan warga dalam keadaan hangus dan meninggal dunia, diduga kuat karena tersengat listrik. Warga menilai kejadian tersebut disebabkan kelalaian pihak PLN.

Dirinya juga menyampaikan, keluarga korban telah melaporkan ke PLN setempat, agar memperbaiki kabel yang menyentuh air tersebut, untuk dilakukan pembenahan, namun PLN tak menindaklanjuti laporan warga tersebut. Sementara menurut pihak PLN Takalar, Agus Wahyu mengaku tidak bisa berbuat apa-apa dikarenakan menunggu petunjuk dari PLN Induk Kota Makassar.

Baca juga :  Pergantian Pj Wali Kota, Sejumlah Aset di Rujab Wali Kota Makassar Dikabarkan Raib
Advertisement

Asisten Manager PLN Sulselbar, Agus Salim mengaku akan menindaklanjuti tuntutan aksi HMI MPO Komisariat UNM dengan mendatangi langsung rumah duka dan memberikan berupa bantuan kepada pihak keluarga korban.

“Kami segera mengunjugi pulau Tanakeke dan keluarga korban, untuk diberi bantuan uang dan perbaikan rumahl dan pihak PLN akan libatkan hmi untuk pengawalan penyaluran bantuan untuk keluarga almarhum,” kata Agus, dihadapan massa aksi.

Diketahui, Kelistrikan di Dusun Dandre-dandre, Desa Maccini Baji, kecamatan Tanakeke, kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan, masuk dalam kawasan PLN kota Makassar.

Berikut peryataan sikap HMI MPO Komisariat UNM :

1. Menyayangkan sikap PLN Induk Kota Makassar yang terkesan tidak peduli dengan korban Almarhum Sangkala Daeng Rowa.

2. Meminta pihak PLN Induk kota Makassar untuk mengevaluasi PLN Ranting kabupaten Takalar agar kejadian sepert ini tidak terulang kembali.

3. Mendesak pihak-pihak PLN terkait agar mengunjungi keluarga korban yang berada di dusun Danre-danre, Desa Maccini Baji, kecamatan Kepulauan Tanakeke, kabupaten Takalar.

4. Mendesak pihak PLN terkait agar segera mungkin memperbaiki kabel-kabel yang melintang dan berpotensi membahayakan warga Tanakeke Takalar.

5. Mendesak pihak-pihak terkait agar bertanggung jawab atas kejadian yang menimpah keluarga almarhum.

6. Himpunan Mahasiswa Islam Universitas Negeri Makassar secara kelembagaan akan terus mengawal kejadian ini, sampai pihak-pihak terkait memenuhi tanggung jawabnya.

Dari pantauan media Edunews.id, HMI MPO Komisariat UNM membawa keranda mayat dalam aksinya sebagai simbol kematian warga yang tersengat listrik PLN.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com