EDUNEWS

Beredar Undangan Aksi Yang Berisikan Nomor Rekening

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Besok (23/9/2016) Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI Dipo-red) menggelar aksi unjuk rasa serentak di seluruh cabang HMI di Indonesia. Hal itu berdasarkan hasil keputusan rapat PB HMI yang digelar pada Senin lalu dan juga undangan aksi yang beredar melalui media sosial Whatsapp (WA).

Didalam undangan tersebut juga terdapat nomor rekening PB HMI yang meminta kepada Kakanda/Yunda untuk memberikan bantuan biaya operasional demi kelancaran aksinya besok.

Selain itu, terdapat lima point yang nantinya menjadi tuntutan HMI. Pertama, menuntut pada pihak kepolisian untuk segera menuntaskan kasus pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Saut Situmorang yang kasusnya kini masih berjalan ditempat.

Baca juga :  Hardiknas, PB HMI Ajak Generasi Muda Tempuh Pendidikan Setinggi-tingginya

Kedua, mengusut tuntas kasus pemukulan terhadap Ketua Umum HMI Cabang Ternate yang dilakukan oleh pihak Kejati Maluku Utara.

Ketiga, menuntut untuk segera diusutnya pelaku pembakaran logo dan simbol organisasi HMI di UIN Makassar. Keempat,mendorong KPK untuk bertindak berani membuka kembali kasus megaskandal BLBI dan Century yang merugikan keuangan negara triliunan rupiah. Serta kelima meminta KPK untuk mengusut tuntas kasus reklamasi.

Ketua Bidang PTKP PB HMI yang juga Koordinator Lapangan (Korlap) aksi besok, Harianto Minda seperti yang dikutip dari independensi.id menuturkan, aksi demonstrasi serentak yang dilakukan besok oleh PB HMI beserta cabang-cabang di seluruh Indonesia ini merupakan jalan terakhir setelah kasus-kasus tersebut ternyata berjalan di tempat.

Baca juga :  Siswa SMP Di Labuhanbatu Wajib Beli Baju Batik

“Berdasarkan rapat harian, sudah diputuskan bahwa PB HMI menginstruksikan pada cabang-cabang untuk turun ke jalan melakukan aksi demonstrasi pada tanggal 23 september nanti (besok-red). Tiga point pertama adalah tuntutan agar kasus yang menimpa internal keluarga besar HMI itu bisa diselesaikan dengan cepat. Saut Situmorang, pemukulan terhadap Ketum Cabang Ternate, hingga pembakaran logo dan simbol organisasi di Makassar,” ujarnya.

Aktivis yang biasa dipanggil Jevo itu juga menuturkan perihal point keempat dan kelima dari tuntutan yang akan dibawakan oleh PB HMI saat demonstrasi nanti. Menurutnya, hal itu adalah upaya untuk mendorong KPK agar berani membuka kembali kasus penggarongan uang rakyat yang merugikan negara triliunan rupiah.

Baca juga :  Cerita Luhut Tentang Keengganan Putra Jokowi Terlibat Proyek Pemerintah

“Point itu merupakan bentuk kepedulian HMI pada upaya-upaya pemberantasan korupsi dan pengusutan hingga tuntas tindak korupsi yang dilakukan oleh penjarah uang negara. Kalau KPK berani, itu hebat!,” pungkas Jevo.

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!