EDUNEWS

Hanya 7 Pemda Taati Aturan Pengalokasian Anggaran Khusus Pendidikan 20 Persen

JAKARTA, EDUNEWS.ID-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy mengungkapkan jika saat ini hanya 7 pemerintah daerah yang mengalokasikan anggaran khusus pendidikan lebih dari 20 persen dalam APBD tanpa memasukkan dana pusat yang ditransfer ke daerah.

Di antara pemda yang menerapkan anggaran khusus 20 persen pendidikan yakni Provinsi Sumatra Barat, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Bogor, Kabupaten Kutai Kartanagara, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bangli.

“Hanya 20 persen provinsi yang mengalokasikan APBD untuk pendidikan. Tetapi itu termasuk transfer daerah. Ada 18 dari 34 provinsi yang mengalokasikan anggaran fungsi pendidikan. Kemudian hanya tujuh pemerintah daerah yang mengalokasikan anggaran pendidikan tanpa transfer daerah atau murni dari PAD,” ujar Mendikbud di Jakarta, Senin (24/6/2019).

Baca juga :  UNBK Tahun ini Diklaim lebih baik

Mendikbud menjelaskan, alokasi anggaran pendidikan APBN terus meningkat. Alokasi untuk transfer daerah juga mendapatkan porsi yang cukup besar, mencapai lebih dari 62 persen pada APBN tahun 2019.
“Tahun 2018 transfer daerah sebesar Rp279,4 triliun, tahun 2020 mencapai Rp308,38 triliun,” ujar dia.

Ia juga menuturkan, jika saat ini pihaknya sedang menelakaan pengajuan DAK oleh pemerintah daerah dengan kriteria yang memerhatikan kondisi masing-masing sekolah dan memperhatikan persebaran mutu sekolah di setiap daerah.
“Untuk penggunaan DAK fisik sudah kita tetapkan kriterianya dari Kemendikbud. Semoga ditaati. Benar kata Bu Esti kita tidak memiliki daya tekan kepada pemda. Kita membutuhkan regulasi yang lebih kuat,” ujar dia.

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!