Inovasi

Mahasiswa Unsoed Rancang Polisi Tidur Penghasil Energi Listrik

PURWOKERTO, EDUNEWS.ID – Hingga tahun 2016, Indonesia masih menjadi negara dengan rasio elektrifikasi terendah di Asia Tenggara. Bahkan, penerangan jalan umum di perkotaan masih meninggalkan beberapa permasalahan yang belum terselesaikan seperti tidak tersedianya sarana dan prasarana penerangan jalan umum di beberapa daerah serta menungggaknya tagihan listrik penerangan jalan umum hingga puluhan miliar.

Menyikapi permasalahan tersebut, dua Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman menggagas sebuah teknologi penghasil listrik yang dapat diproduksi massal dan diaplikasikan pada kalangan masyarakat.

Adalah Mohammad Afif (Kimia) dan Nugraheni Puspita Rini (Fisika) yang dibimbing oleh Hartono MSi berhasil merancang teknologi polisi tidur berbasis material piezoelektrik PbZr( 0,52 )Ti( 0,48 )O 3 yang bisa mensuplai listrik bagi lampu penerangan jalan umum yang termodifikasi Light Depent Resistor.

Teknologi ini terdiri lempeng utama, pegas, lempeng piezoelektrik, baterai penyimpan tegangan listrik yang dilengkapi dengan stabilizer dan inverter-travo step up yang bekerja berdasarkan prinsip reaksi reversibel penghasilan tegangan listrik akibat pemberian tekanan/renggangan pada material PbZr( 0,52 )Ti( 0,48 )O 3 yang disematkan dibawah polisi tidur.

Data yang diterbitkan bps.go.id (2015) menyebutkan bahwa jumlah kendaraan bermotor di
Indonesia mencapai angka 114.209.266. Hal ini merupakan suatu potensi yang sangat besar mengingat teknologi ini mampu mengkonversi tekanan yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor saat melewatinya menjadi energi listrik melalui mekanisme deformasi.

Dua Mahasiswa ini yakin bahwa dengan merealisasikan teknologi tersebut, masalah penerangan jalan umum di Indonesia dapat teratasi, mengingat mudahnya mendapatkan listrik dengan hanya memberi tekanan/beban pada polisi tidur.

Facebook Comments

Most Popular

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 08114167811

Copyright © 2016-2018 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!