Kampus

Direktur Formaci : Penerapan UKT Perlu Dievaluasi

SEMARANG, EDUNEWS.ID – Direktur Forum Muda Cendekia (Formaci) Hamidulloh Ibda mengatakan bahwa kebijakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) membawa cacat bawaan. Meski kebijakan tersebut bukan murni di PTN, namun hal itu menjadi koreksi bersama.

“UKT bukan kebijakan Undip, melainkan regulasi paket nasional dari Kemenristekdikti. Meski naif, namun UKT mengajarkan demokrasi karena ada potensi banding. Lobi-lobi pun terjadi dengan adanya Banding UKT,” ujar dia dalam diskusi yang digelar Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Pemerintahan FISIP Undip dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Selasa (2/5/2017).

UKT melahirkan demokrasi, kata Ibda, sekaligus melahirkan potensi pemalsuan data yang sama saja melakukan kejahatan akademik.

“Paketnya lengkap, hampir sama seperti sistem demokrasi yang membawa catat bawaan. Karena UTK pasti melahirkan kejahatan akademik. Contohnya, pemalsuan data orang tua, baik data dasar maupun tambahan saat proses masa banding dan pengesahan UTK,” beber dia.

Baca juga :  UKT Diharapkan Tak Produksi Kejahatan Akademik

Dijelaskan Ibda, bahwa pada 2012, pemerintah melalui Kemendikbud, telah mengesahkan UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

“Pasal 88 Undang-undang tersebut mengamanatkan pemerintah untuk menerapkan suatu standar tertentu biaya operasional pendidikan tinggi dan sistem pembayaran biaya pendidikan bagi mahasiswa yang melahirkan UKT dan anak ekonimisnya bernama BKT dan SPI,” ungkap penulis buku ‘Demokrasi Setengah Hati’ itu.

Sebelum menerapkan UKT, lanjut dia, pemerintah terlebih dahulu menerbitkan Surat Edaran Dikti Nomor 488 E/T/2012 dan Surat Edaran Dirjen Dikti Nomor 97 E/KU/2013 yang keduanya mengatur tentang pelaksanaan sistem UKT untuk PTN dan penghapusan uang pangkal bagi mahasiswa baru tahun akademik 2013/2014.

Menurut dia, lahirnya UKT juga berawal dari Surat Edaran Dirjen Dikti Nomor 21/E/T/2012 tanggal 4 Januari 2012 dan Nomor 274/E/T/2012 tanggal 16 Februari 2012. Surat edaran Dikti yang pertama pada tanggal 4 Januari 2012 berisi tentang pengenalan kepada semua universitas untuk menggunakan sistem pembayaran baru untuk penarikan biaya dari sumber masyarakat.

Baca juga :  Nadiem: Kami akan Mengeluarkan Permendikbud Keringanan UKT

Lalu, kata dia, Dikti mengeluarkan kembali SE pada tanggal 16 Februari 2012 yang berisi perguruan tinggi dilarang menaikkan biaya kuliah atau SPP.

“UKT, sesuai regulasi di atas, didefinisikan sebagai sistem pembayaran biaya kuliah dengan metode sebagian biaya kuliah tunggal ditanggung setiap mahasiswa berdasarkan kemampuan ekonominya,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa UKT ditetapkan berdasarkan biaya kuliah tunggal dikurangi biaya yang ditanggung oleh pemerintah. Setiap PTN/PTAIN, termasuk Universitas Terbuka (UT) wajib memberlakukan UKT yang telah disetujui dan ditetapkan oleh Mendikbud mulai tahun akademik 2013-2014. Ada tiga hal yang perlu ditegaskan, jelasnya, yaitu UKT, BKT dan SPI.

“Berdasarkan Permendikbud Nomor 55 Tahun 2013 tentang, BKT dan UKT pada PTN di lingkungan Kemendikbud,” tukas dia.

Baca juga :  Mahasiswa Baru UMK Diharapkan Gabung UKM

Adapun beberapa poin penting dalam pasal-pasal peraturan menteri tersebut yang menjelaskan secara rinci tentang BKT dan UKT.

“Pasal 1, pertama, Biaya Kuliah Tunggal atau BKT merupakan keseluruhan biaya operasional per mahasiswa per semester pada program studi di perguruan tinggi negeri,” tandas dia.

Kedua, kata dia, BKT digunakan sebagai dasar penetapan biaya yang dibebankan kepada mahasiswa masyarakat dan pemerintah.

“Ketiga, UKT merupakan sebagian BKT yang ditanggung setiap mahasiswa berdasarkan kemampuan ekonominya dan 3 Uang kuliah tunggal sebagaimana dimaksud pada ayat (3) ditetapkan berdasarkan biaya kuliah tunggal dikurangi biaya yang ditanggung oleh pemerintah,” lanjut dia.

EDUNEWS.ID

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com