Kampus

DPR Tinjau Kesiapan USU Terapkan Program WKDS

MEDAN, EDUNEWS.ID – Wakil Ketua Komisi IX Saleh Partaonan Daulay menjelaskan program Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDP) adalah amanat dari Peraturan Presiden nomor 4 tahun 2017 dan ini baru diberlakukan. Tentunya karena sifatnya yang harus segera diberlakukan dan diterapkan.

“Maka tentu kita harus memeriksa dulu fakultas-fakultas kedokteran yang dianggap sebagai suplayer ataupun penyedia tenaga-tenaga kesehatan yang ahli atau spesialis ini,” katanya saat meninjau Universitas Sumatera Utara (USU), Sumatera Utara, Jum’at (24/3/2017).

Menurut Saleh, pada prinsipnya mereka siap untuk melaksanakan program ini dan mengerjakannya sebagaimana yang diminta oleh Kementerian Kesehatan. Tetapi mereka tetap juga memiliki saran dan masukan terutama terkait dengan tingkat kesejahteraan para dokter spesialis nanti ketika diturunkan ke daerah-daerah.

Baca juga :  Okky Asokawati : Program DLP Harus Dievaluasi

“Mereka ingin ada kepastian bahwa dokter-dokter tersebut honor yang dijadikan antara 23 sampai 30 juta perbulan itu tidak tersendat-sendat atau tidak terbengkalai. Karena ada pengalaman dimana dokter dokter intenship sekarang yang dipakai ataupun diprogramkan oleh pemerintah seringkali anggarannya sering terlambat. Ini akan kami sampaikan kepada Menteri Kesehatan agar ini betul-betul diperhatikan,” katanya.

EDUNEWS.ID

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!