Kampus

Indonesia Kekurangan Dosen

Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemenristektikti Ali Ghufron Mukti

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Indonesia masih kekurangan jumlah dosen. Itu sebabnya, Kemenristekdikti atau Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi sedang menyeleksi 2.773 sarjana untuk mendapatkan 250 penerima beasiswa Pendidikan Magister Doktor Sarjana Unggul (PMDSU).

Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemenristektikti Ali Ghufron Mukti mengatakan beasiswa PMDSU merupakan program istimewa yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan jumlah dosen hingga 2021.

Peserta beasiswa tersebut akan diampu 186 promotor berpengalaman seperti dari Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung. Menurut dia, saat ini, perguruan tinggi nasional masih kekurangan sekitar 12.000 dosen.

“Kami juga menyediakan skema beasiswa lainnya untuk dosen dan tenaga kependidikan,” katanya, Kamis (6/7/2017).

Baca juga :  Gubernur Sumbar Janji Bantu IAIN Bukit Tinggi

Ia menuturkan, selama perkuliahan, peserta PMDSU akan banyak berinteraksi dan melakukan penelitian bersama dengan ilmuwan dalam dan luar negeri. Dengan demikian, lulusan PMDSU diharapkan sudah sangat siap menjadi ilmuwan muda yang andal dalam menghadapi persaingan global.

“Tapi juga mengerti tentang kondisi akar rumput tanah air,” ujarnya.

Sebagai mahasiswa unggul, peserta PMDSU wajib membuat dua jurnal internasional dalam setahun. Hal tersebut dilakukan untuk mendongkrak jumlah hasil penelitian asal Indonesia di tingkat ASEAN yang tahun lalu berada di peringkat keempat di bawah Singapura, Malaysia dan Thailand.

Ghufron menuturkan, hingga akhir 2016, jumlah jurnal internasional Indonesia sebanyak 9.000 jurnal.

“Sedangkan Malaysia 23.000 jurnal, Singapura 17.000 jurnal dan Thailand 13.000 jurnal,” katanya.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com