Kampus

Kader HMI ini Nilai Strategi Pembangunan Pendidikan Ada Dalam Kandungan Pancasila

Kader HMI Komisariat ISIP Untan, Bella Septiani

PONTIANAK, EDUNEWS.ID – Peranan pancasila dalam pendidikan yaitu sebagai dasar dan tujuan pendidikan. Sesuai dengan pembukaan UUD 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun cerdas tersebut bukan hanya cerdas dari segi intelektual saja, tetapi juga cerdas akal budi pekerti sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku serta cerdas dalam bersikap.

“Hal inilah sebagai dasar pembelajaran,” kata Kader HMI Komisariat ISIP Untan, Bella Septiani, Senin (10/10/2016).

Bella menilai strategi pembangunan pendidikan telah dipaparkan dalam kandungan pancasila. Sila pertama ketuhanan yang maha esa yang bermakna dalam kegiatan belajar mengajar siswa akan diajarkan berbagai macam ilmu dan salah satunya pendidikan agama akan dibahas lebih terperinci tentunya sesuai dengan agama yang dianut.

Baca juga :  Pengumuman SBMPTN, USU Terima Lebih Banyak Calon Mahasiswa Daripada UNIMED

Kemanusian yang adil dan beradab bermakna setiap manusia negara mengetahui hak dan kewajiban pokoknya sebagai warga negara serta memiliki kemampuan untuk dapat memenuhi kebutuhan diri sendiri.

“Warga negara Indonesia berhak memperoleh pendidikan pada tahap mana pun dalam perjalanan hidupnya “Pendidikan Seumur Hidup”. Serta mendapatkan didikan dengan rasa kemanusiaan agar tidak hanya mementingkan diri sendiri, namun peduli dengan orang lain,” terang Bella.

Sila ketiga persatuan Indonesia harus dijadikan sebagai dasar persatuan di kalangan intelektual dan harus diterapkan dalam lingkungan pendidikan. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan mengajarkan untuk berdemokrasi, khususnya untuk bermusyawarah dengan menerima pendapat orang lain.

Advertisement

Semua kebijaksanaan pemerintah harus berdasarkan kebutuhan rakyat dan berdasarkan kesepakatan/permusyawaratan rakyat.

Sila kelima keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan pendidikan secara layak dan adil untuk setiap warga negara Indonesia.

“Tidak ada yang namanya pembedaan antara si kaya dan si miskin, si bodoh dan si pintar dan sebagainya,” papar Bella.

Implementasi fungsi pancasila sebagai pandangan hidup pendidikan pada  hakikatnya adalah usaha sadar untuk mengembangkan kepribadian dan kemampuan dalam kesatuan organis harmonis dinamis.

Oleh karena itu pengembangan pendidikan haruslah berorientasi kepada dua tujuan, yakni untuk pembinaan moral dan intelektual.

“Moral tanpa intelektual akan tidak seimbang. Intelektual tanpa moral akan berbahaya, kenapa demikian ? Karena seseorang dapat menggunakan kepandaiannya itu untuk kepentingan sendiri dan merugikan orang lain,” tegasnya.

Pendidikan adalah sesuatu proses pembelajaran yang membangun watak dan peradaban manusia yang bermartabat.

Ialah manusia-manusia yang beriman dan bertaqwa kepada tuhan YME, menghargai sesama, santun dan tenggang rasa, toleransi dan mengembangkan kebersamaan dan keberagaman, membangun kedisiplinan dan kemandirian, sesuai dengan nilai-nilai pancasila.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com