Kampus

Mahasiswa Terlantar, Pemda Paser : Tidak Ada Kewajiban Kami Salurkan Dana

 

 

PASER, EDUNEWS.ID – Delapan mahasiswa asal Kabupaten Paser yang menimba ilmu di Nanjing Institute of Railway Technology (NIRT), Tiongkok bernasib buruk. Mereka terancam tidak bisa pulang sesuai jadwal. Mereka juga terancam tinggal di luar asrama.

Biaya yang terakhir dikirimkan Pemkab Paser sebesar Rp 11,4 juta rupanya tidak cukup untuk biaya pulang. Sebab, dana tersebut dipakai untuk keperluan pembayaran wisuda dan administrasi lainnya.

Kabag Bina Kesra I Sekretariat Pemkab Paser Nonding menuturkan, sejatinya pemerintah sudah tidak ada lagi kewajiban menyalurkan dana untuk mahasiswa di Tiongkok. Pasalnya, anggaran Rp 78 juta yang telah digelontorkan sejak awal kuliah sudah termasuk biaya kepulangan.

Baca juga :  KEREEEN! Mahasiswi Universitas Lampung ini Bikin Air Laut jadi Sumber Listrik

Namun, di tengah perjalanan, biaya tersebut dianggap kurang karena tidak sesuai kebutuhan selama kuliah. Jika pemerintah kembali mengeluarkan anggaran, hal itu akan menjadi temuan karena di luar perjanjian awal.

Advertisement

Meski begitu, setelah berkoordinasi dengan sekretaris kabupaten (Sekkab), pemkab sepakat membiayai kepulangan sembilan mahasiswa tersebut. Namun, hanya dari Tiongkok ke Jakarta. Sedangkan kepulangan dari Jakarta ke Paser tak ditanggung pemkab.

“Untuk biaya dari Tiongkok ke Jakarta, tidak bisa kami akomodasi karena itu melanggar perjanjian awal. Sedangkan dari Jakarta ke Tana Paser saja itu di luar perjanjian beasiswa awal,” terangnya.

Dia menegaskan bahwa pemkab tidak berniat menelantarkan para mahasiswanya di Negeri Tirai Bambu. Namun, karena berbagai aturan, tidak semua yang diinginkan orang tua murid dapat dikabulkan.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com