Inovasi

Mapala Sumut : Pendidikan Lingkungan Harus Masuk Kedalam Kurikulum

MEDAN, EDUNEWS.id – Kemarin, Kamis (22/6/2016) beberapa mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Mahasiswa Pecinta Alam melakukan Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi B DPRD Sumut, Dinas Kehutanan Provinsi Sumut, Dinas Kehutanan Kabupaten Karo, Camat Sibolangit, serta Dinas Pariwisata Deliserdang.

Pada Rapat Dengar Pendapat tersebut, beberapa perwakilan mahasiswa pecinta alam menyampaikan pandangan terkait perlunya pendidikan lingkungan dimasukkan kedalam kurikulum pendidikan di Indonesia.

Salah satu perwakilan Mapala Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Muhammad Nur Rifai mengatakan bahwa mereka sudah berulang kali menyampaikan hal ini kepada pihak Komisi B DPRD Sumut. Namun, Ia mengatakan belum ada tindaklanjutnya.

“Kami sudah sampaikan ini berulang kali, tapi tidak ada tindaklanjutnya. Pendidikan lingkungan hidup ini harus ada di kurikulum kita,” ujar Rifai.

Baca juga :  Menristekdikti Tak Akan Larang Kegiatan Diksar Mapala

Para mahasiswa tersebut berharap nantinya Sumut menjadi pelopor kurikulum pendidikan lingkungan. Karena hal tersebut bisa menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi perusakan lingkungan yang ada di Indonesia, khususnya Sumut.

Pendidikan lingkungan perlu dimasukkan kedalam kurikulum pendidikan di Indonesia untuk menanamkan rasa peduli, cinta akan lingkungan dan alam. Melihat realita hari ini, kesadaran masyarakat akan kepedulian lingkungan masih rendah.

Pandangan yang disampaikan Mapala se-Sumut tersebut disambut baik oleh pihak Komisi B DPRD Sumut.

Saat ditanya mengenai tindaklanjut dari penyampaian pandangan  para mahasiswa itu, Ketua Komisi B DPRD Sumut, Sopan Siburian mengatakan pihaknya akan coba menindaklanjuti.

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!