Kampus

Mundur Sebagai Rektor UII, ini Penjelasan Harsoyo

Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta Harsoyo

YOGYAKARTA, EDUNEWS.ID – Keputusan Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Harsoyo, mengundurkan diri dari jabatannya menyusul kematian mahasiswa UII, bukan berarti melepaskan tanggungjawab terhadap proses penyelesaian masalah.

Sebaliknya, dalam konteks Indonesia, pengunduran diri merupakan suatu bentuk tanggung jawab moral dan bukan sebuah tindakan pengecut.

“Saat sudah jatuh korban meninggal ketiga, saya istijab. Saya istighfar. Mungkin ini kesalahan rektor yang tidak peka dengan hal-hal yang ada. Kalau kita mengacu pada Alquran, membunuh satu orang manusia sama dengan membunuh manusia seluruhnya. Sebaliknya, memberi kehidupan satu orang manusia, maka memberi kehidupan seluruhnya. Satu sudah terlalu banyak apalagi tiga,” ujar Harsoyo.

Hal tersebut dikemukakan Harsoyo, dalam acara yang berlangsung di Lapangan Sepakbola Kampus Terpadu UII, di hadapan dosen, karyawan, dan mahasiswa UII, seperti dikutip dari laman UII, Minggu (29/1/2017).

Acara tersebut juga dihadiri oleh Abdul Jamil, yang beberapa waktu lalu juga menyatakan pengunduran diri dari jabatan Wakil Rektor III. Acara ini merupakan penjelasan resmi Harsoyo kepada civitas akademika UII mengenai keputusan pengunduran dirinya.

Baca juga :  DPRD Yogyakarta Minta UII Jelaskan Kegiatan Mapala

Harsoyo membuka pidatonya dengan mengajak seluruh civitas akademika yang hadir untuk mendoakan ketiga mahasiswa UII yang telah mendahului, yaitu Muhammad Fadhli, Syaits Asyam, dan Ilham Nurpadmy Listia Adi. Harsoyo menjelaskan pengunduran diri dari posisi rektor UII tidak menghapus tanggung jawab terhadap kasus tewasnya peserta Diksar The Great Camping 2017.

Hal ini dibuktikan dengan tim yang terus bekerja dengan progres berbagai temuan dari hasil pencarian fakta, seperti identifikasi terduga pelaku serta bentuk-bentuk kekerasan yang terjadi.

Harsoyo juga akan hadir pada pemeriksaan oleh kepolisian Karanganyar pada Selasa (31/1/2017) sebagai respon dari surat dari kepolisian yang ditujukan kepada Rektor UII untuk menghadapkan panitia The Great Camping (TGC) sebagai saksi.Harsoyo membantah bahwa pengunduran diri ini karena adanya tekanan dari pihak mana pun, termasuk Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir.

Baca juga :  Kekerasan Terhadap Mahasiswa Masih Terjadi, Penyelenggara Pendidikan Harus Diberi Sanksi

“Surat pengembalian amanah itu telah saya buat dan konsultasikan kepada Ketua Badan Wakaf bahkan sebelum mendengar berita Menteri akan datang ke Jogja,” jelasnya.

Harsoyo menyadari bahwa keputusan pengunduran dirinya dimaknai secara berbeda-beda. Ada sebagian yang menilai bahwa ia lari dari tanggungjawab, ada juga yang menolak pengunduran diri tersebut dan kemudian melakukan kampanye di media sosial melalui tagar #SaveRektorUII dan sebagainya.

Oleh karena itu, melalui penjelasan tersebut, Harsoyo, berharap agar sivitas menerima dan mendukung pengunduran diri tersebut.

“Hal ini saya lakukan demi UII, sehingga tidak perlu lagi membuat petisi apapun untuk membela saya jadi rektor. Saya berterimakasih karena begitu banyak yang peduli pada saya, namun mohon hal tersebut dicukupkan sampai di sini,” jelas Harsoyo.

Baca juga :  Ratusan Calon Mahasiswa UMMU Terima Beasiswa Bidikmisi

Pengunduran diri Harsoyo, sebagai rektor akan diputuskan dalam rapat senat Universitas Islam Indonesia yang berlangsung besok, Senin (30/1/2017), dan ia berharap civitas akademika solid mendukung keputusan ini. Harsoyo menyatakan bahwa tindakan kekerasan yang terjadi di lingkungan UII bertentangan dengan semangat rahmatan lil alamin di UII.

“Satu korban saja sudah luar biasa dan tidak boleh terjadi di perguruan Islam yang visinya rahmatan lil alamin yang punya komitmen dalam pengembangan pengajaran, dakwah, penelitian, pengabdian, sejajar dengan perguruan tinggi di negara maju,” lanjutnya.

Rahmatan lil alamin artinya kasih sayang kepada alam dan makhluk-makhluk Allah lainnya.

“Namun, kejadian itu terjadi di UII. Di kampus yang visinya rahmatan lil ‘alamin. Itu juga yang mendorong saya mengundurkan diri,” tuntasnya.

To Top
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com