Kampus

Nasir : Tak Boleh ada Partai Politik dalam Kampus

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir mengatakan kampus harus bersih dari partai politik karena partai dikhawatirkan akan menyebabkan benturan.

“Jangan ada partai politik di dalam kampus karena nanti akan menyebabkan benturan,” ujar Nasir di Jakarta, Kamis (18/5/2017).

Kampus tak hanya menjadi pusat pengembangan akademik, namun berpotensi melahirkan radikalisme. Dia memberi contoh teroris yang sudah dieksekusi mati, seperti Amrozi dan Imam Samudera juga awalnya dari kampus.

Advertisement

Nasir juga menyatakan tidak boleh ada gerakan atau organisasi berideologi tidak sesuai dengan Pancasila hidup di kampus.

“Gerakan-gerakan ini dapat mengikis rasa cinta tanah air, memunculkan radikalisme dan intoleransi yang mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata dia.

Nasir menjelaskan bahwa Kemristekdikti telah mempersiapkan formula mencegah berkembangnya gerakan-gerakan yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, paham radikal, dan intoleransi di kampus melalui program General Education.

EDUNEWS.ID

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com