Kampus

Pembenahan UNJ Ditargetkan Selesai Enam Bulan

MENRISTEKDIKTI, M NASIR

 

 

 

TANGSEL, EDUNEWS.ID – Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menargetkan pembenahan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) akan selesai dalam waktu enam bulan ke depan. Pembenahan akan dibarengi dengan memangkas mata rantai pelanggaran yang ada di tubuh kampus pencetak guru itu.

Menteri Ristek Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), M Nasir, mengisyaratkan akan adanya pemilihan rektor UNJ meskipun saat ini Djaali masih berstatus diberhentikan sementara.

Ia mengisyaratkan Rektor UNJ yang diberhentikan sementara terkait kasus plagiarisme tidak akan diangkat lagi. “Diangkat lagi? Kalau ada kasus seperti ini siapa berani berspekluasi,” tegas Nasir, di Puspitek Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (29/9/2017).

Menurut Nasir, perguruan tinggi merupakan benteng moral bagi bangsa, sehingga penting untuk memangkas seluruh mata rantai dari segala praktik pelanggaran yang terjadi di kampus.

Baca juga :  Rektor UCM Dukung Hamdan Zoelva Jadi Wapres
Advertisement

Langkah memutus mata rantai itu juga dilakukan seiring dengan pembenahan yang akan dilakukan di tubuh UNJ. “Putus mata rantainya dulu, benahi pascasarjananya, keanggotaan senat, sistem manajemen keuangan, tidak boleh seperti sebelumnya. Benahi juga government, transparansi, awareness, dan responsinility,” sebut Nasir.

Langkah-langkah tersebut dilakukan sebagai wujud membersihkan perguruan tinggi dari pelanggaran-pelanggaran akademik. “Kalau perguruan tinggi sudah tidak baik moralnya, menghasilkan sarjana, doktor dengan cara yang tidak baik, apa yang akan terjadi di negeri ini,” ungkap Menristek.

Terlebih lagi, lanjut dia, jika seluruh pihak menoleransi plagiarisme sampai 40 persen. “Bagaimana moral kita,” sesalnya.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com