Kampus

Peneliti Kembangkan Vaksin Antidiare

 

 

YOGYAKARTA, EDUNEWS.ID – Para peneliti dari Indonesia dan Australia yang tergabung dalam Murdoch Childrens’s Research Institute mengembangkan vaksin rotavirus RV3-BB. Vaksin ini memberikan perlindungan lebih awal pada bayi dan anak dari diare yang disebabkan rotavirus.

“Diare yang disebabkan rotavirus menyebabkan banyak kematian dan selama ini tidak ada obatnya sehingga diperlukan vaksin,” kata Ketua Regional Penelitian Gastroentrologi Anak-anak dan Penelitian Rotavirus di Indonesia, Prof Yati Soenarto, di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM), di Yogyakarta, Kamis (22/2/2018).

Ia mengatakan rotavirus merupakan virus yang menyebabkan diare, muntah, dan dehidrasi, terutama pada bayi dan anak kecil. Virus itu menjadi penyebab utama diare berat pada anak di bawah usia lima tahun di seluruh dunia.

Berdasarkan hasil surveilans yang dilakukan di Indonesia, menurut dia, rotavirus merupakan penyebab infeksi paling besar dari kasus diare yang harus dirawat di rumah sakit pada bayi dan anak di Indonesia.

Rotavirus diperkirakan menyebabkan 100.000 kematian anak, lebih dari 200.000 rawat inap, dan hampir 600.000 rawat jalan ke poliklinik pada anak kecil di Indonesia setiap tahun. “Dahulu orang mengira bahwa diare selalu disebabkan bakteri, padahal bisa disebabkan virus,” kata dia.

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!