Kampus

Pesantren Mahasiswa Untuk Moderasi Diperkuat

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Sejumlah kampus Pergguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) mengembangkan pesantren mahasiswa atau yang biasa disebut Ma’had Al-Jami’ah. Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Isom Yusqi menilai keberadaan Ma’had Al-Jami’ah strategis dalam penguatan pemahaman moderasi keberagamaan mahasiswa.

Untuk itu, Kementerian Agama akan terus memperkuat peran Ma’had Al-Jami’ah dalam kampanye moderasi Islam. Menurutnya, pembenahan Ma’had Al-Jami’ah perlu dilakukan agar dapat menghasilkan santri mahasiswa yang mempunyai paham keagamaan moderat dan toleran.

“Dalam waktu dekat, kita akan mengundang para pengasuh pesantren Ma’had Al-Jami’ah untuk mendiskusikan ulang kurikulum yang tepat di ma’had,” terang Isom di hadapan Sekretaris Kopertias 1-13 se-Indonesia dan Akademisi PTKIN peserta Penyusunan Petunjuk Teknis Bantuan Kemahasiswaan PTKI, Selasa (11/4/2017), di Jakarta.

Baca juga :  Menag : Semua Pesantren Cinta NKRI
Advertisement

“Kita juga akan melakukan penguatan kelembagaan dan pemberian fasilitasi agar tercukupi asrama dan sarana pembelajaran di Ma’had Al-Jami’ah,” tambahnya.

Isom menambahkan, sekarang sudah banyak PTKIN yang mengembangkan pesantren. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bahkan mewajibkan seluruh mahasiswa semester awal nyantri di ma’had Al-ami’ah.

EDUNEWS.ID

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com