Kampus

Petani Tak Mampun Bersaing Jika Peneliti dan Pengusaha Berjalan Sendiri

Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Herry Suhardiyanto

BANDUNG, EDUNEWS.ID – Dunia industri nasional baru menyerap 3 persen hasil riset inovasi ciptaan peneliti lokal. Padahal hingga 31 Desember 2016 sudah ada 900 karya.

Hal tersebut membuat daya saing hasil industri dalam negeri terus tertinggal dari beberapa negara tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Vietnam.

Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Herry Suhardiyanto belum lama ini mengatakan, selama peneliti dan pengusaha berjalan sendiri-sendiri, petani akan selalu dalam keadaan terdesak sehingga tak mampu bersaing secara global.

“Kondisi petani akan semakin lemah karena tak terkonsolidasi. Indonesia pernah swasembada pangan itu bukti kita memiliki kemampuan. Tapi sekarang kemampuan tersebut harus dibarengi dengan pemanfaatan hasil inovasi dan teknologi,” ucapnya.

Baca juga :  Seluruh Universitas di Selandia Baru Masuk 500 Terbaik Dunia

EDUNEWS.ID

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!