Kampus

Rektor UI Optimis Kuliah Jarak Jauh Berjalan Baik

 

 

DEPOK, EDUNEWS.ID – Rektor Universitas Indonesia (UI) Muhammad Anis menilai gagasan kuliah nontatap muka akan berjalan baik jika dikawal ketat oleh aturan yang tegas dan solutif. Kemenristekdikti harus bisa memastikan mutu dari Cyber University.

“Terutama bagaimana agar Kemeristekdikti tetap menjamin terjaganya unsur pedagogik da­lam pembelajaran jarak jauh. Distance learning ini tidak bo­leh hanya mentransfer materi dalam bentuk power point. Ha­rus tetap ada pedagogiknya,” kata Anis, Jum’at (19/1/2018).

Anis menyatakan, perguruan tinggi wajib merespons segala bentuk perubahan dan tuntutan zaman. Menurut dia, harus ada sistem manajemen mutu yang menjamin pelaksanaan pembelajaran jarak jarak jauh benar-benar terstandar sehingga program ini memiliki akreditasi khusus.

Baca juga :  SBMPTN, Jangan Lupa Bawa ini ya...

“UI sudah sekitar 10 tahun menerapkan model pendidikan jarak jauh. Hanya satu prodi yaitu ilmu komputer yang sudah full distance learning, prodi lainnya masih kombinasi dengan tatap muka,” katanya.

Advertisement

Ia menuturkan, biaya yang dibutuhkan untuk mengembangkan Cyber University jauh lebih mahal ketimbang kuliah konvensional. Pasalnya, kampus harus membangun infrastruktur dan perangkat alat belajar yang canggih.

“Seperti bandwith, laboratorium online, komputer, internet, itu memang masih jadi kendala, karena masih menjadi barang mahal di Indonesia,” ujarnya.

Anis sepakat bahwa setiap kampus harus mulai mengarah pada konsep kuliah nontatap muka. Dengan demikian, aksesabilitas masyarakat untuk mengenyam pendidikan tinggi semakin terbuka. Pasalnya, tidak terkendala dengan jarak dan waktu.

“Meningkatkan daya tampung kampus, tanpa harus meningkatkan kapasitas kelas, dan dapat mengefisiensikan seluruh sumber daya yang ada,” katanya.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com