Kampus

Riset Bersama, Peneliti Indonesia dapat Dana 20.000 poundsterling

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti Muhammad Dimyati

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Indonesia-Inggris menjalin kerja sama penelitian senilai 14,5 juta poundsterling atau sekitar Rp 250 miliar. Dana tersebut untuk membiayai sepuluh penelitian yang melibatkan dosen dari perguruan tinggi negeri nasional dan kampus terkemuka di dunia seperti Oxford University.

Penelitian bersama ini di antaranya pada bidang kesehatan, energi baru dan terbarukan, dan teknologi informasi.

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti Muhammad Dimyati menambahkan, pemerintah Indonesia sangat terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama internasional.

Menurut dia, khusus kerja sama 10 penelitian tersebut, peneliti dari Indonesia akan mendapat bantuan dana senial 20.000 poundsterling sedangkan peneliti dari Inggris sebesar 10.000 poundsterling per proyek penelitian.

Baca juga :  Festival Ekonomi 2016, Dema FE UIN Alauddin Gelar Lomba Karya Tulis Ilmiah
Advertisement

“Betapa pentingnya penelitian bagi kepentingan masyarakat dan dengan kerja sama riset dan inovasi internasional ini akan memperoleh hasil yang lebih baik,” ujar Dimyati.

Ia menjelaskan, Inggris-Indonesia tengah mendiskusikan kemungkinan kerja sama di bidang hydro-meteorological hazard pada daerah perkotaan. Kantor Meteorologi Inggris Met Office dan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah melakukan pembicaraan awal untuk penelitian bersama mengenai layanan cuaca dan iklim tersebut.

EDUNEWS.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com