Kampus

Sejak Diberlakukan, UKT di PTN Terus Naik

YOGYAKARTA, EDUNEWS.ID – Nilai uang kuliah tunggal (UKT) di sebagian kampus negeri Yogyakarta terus-menerus naik sejak berlaku pada 2013. Nilai UKT pada tingkat 1 dan 2 memang stagnan, antara Rp 500 ribu dan Rp 1 juta per semester. Namun, angka UKT pada level selanjutnya terus membengkak.

Pada 2013, di UGM, misalnya, UKT kategori 5 di jurusan S1 yang paling murah di sejumlah prodi humaniora sebesar Rp4,2 juta. Jurusan pendidikan dokter adalah yang termahal, sebesar Rp14,5 juta per semester. Dari 68 jurusan S1 di UGM, hanya ada satu prodi dengan nilai UKT level lima di atas Rp10 juta. Sementara pada jenjang D3, angka terendah Rp3,5 juta dan tertinggi Rp10 juta.

Baca juga :  SNMPTN, 5.165 Kursi Tersedia di 5 PTN Yogyakarta

Seperti halnya UGM, UNY menetapkan UKT ke dalam lima kategori pada 2013. UKT kategori kelima yang termurah sebesar Rp3,5 juta dan tertinggi Rp4,5 juta. Sementara rata-rata UKT termahal terdapat pada jurusan pendidikan bidang teknik, yang berlaku serupa pada jenjang D3.

DI Institut Seni Indonesia (ISI), biaya UKT termurah sebesar Rp1,9 juta dan termahal Rp2,2 juta. Tetapi, pada 2014 dan seterusnya, kampus-kampus negeri semakin menaikkan biaya kuliah. Uang kuliah termurah dan termahal di UGM antara Rp5,5 juta dan Rp22,5 juta. UNY antara Rp3,85 juta dan Rp4,95 juta.

Advertisement

Setahun berikutnya, UGM masih menetapkan UKT yang sama, tetapi pilihan jurusan dengan uang kuliah termurah semakin dipersempit, kemungkinan besar hanya untuk studi yang sepi peminat. Mereka adalah prodi pembangunan dan kesejahteraan sosial (sosiastri), sosiologi, dan ilmu filsafat. UKT untuk ketiga jurusan ini Rp5,5 juta.

Setahun setelahnya, kampus yang dulunya dikenal sebagai “kampus rakyat” mengubah uang kuliah di jenjang diploma (atau vokasi) dan pascasarjana. Besarannya antara Rp5,25 juta dan Rp15 juta.

Begitupun dengan UNY, yang menambah kategori UKT, sehingga makin memperkecil peluang jurusan dengan biaya kuliah termurah tetapi makin menetapkan jurusan-jurusan yang banyak peminat dengan uang kuliah lebih mahal. Pada 2015, UNY menerapkan 7 kelompok UKT. Mereka menerapkan biaya kuliah Rp4,94 juta untuk kelompok prodi pendidikan dan Rp6,35 juta untuk kelompok prodi teknik.

Pada 2015 Universitas Pembangunan (UPN) Veteran ikut-ikutan menerapkan UKT untuk kali pertama. Besarannya, dari termurah hingga termahal, antara Rp6,4 juta dan Rp11,6 juta.

Jurusan kedokteran di sejumlah kampus, baik itu di UGM maupun di Universitas Airlangga (Surabaya) dan Universitas Diponegoro (Semarang), tetap paling mahal, berkisaran di atas Rp10 juta hingga Rp23 juta.

EDUNEWS.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com