Kampus

STKIP PGRI Sumbar Akan Bangun Asrama Untuk Mahasiswa Baru

KETUA Yayasan Pendidikan PGRI Padang Dasrizal bersama Ketua STKIP PGRI Sumbar Zusmelia saat memindahkan jambul wisudawan pada wisuda ke-53 di Grand Inna Muara Hotel, Sabtu (8/10/2016).

PADANG, EDUNEWS.ID – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pen­didikan (STKIP) PGRI Sumatera Barat berencana membangun as­rama bagi mahasiswanya. Saat ini di lahan seluas 1,8 hektare telah dimulai pembangunan convention hall, dan akan dilanjutkan dengan pembangunan asrama, rektorat dan perpustakaan.

“Insya Allah, akhir Oktober ini, convention hall sudah bisa di­se­rah­terimakan dan menyusul pem­bangunan asrama, rektorat dan lain­nya. Convention hall ini memiliki daya tampung 3.540 orang. Wisuda selanjutkan akan kita laksanakan di gedung ini,” ucap Ketua STKIP PGRI Sumbar Zusmelia, usai me­wisuda 1.279 mahasiswa di Grand Inna Muara Hotel, Sabtu (8/10/2016).

Ia mengatakan, pada wisuda ke-53 ini, untuk menyiapkan lulusan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) telah dilengkapi dengan surat keterangan pen­dam­ping ijazah (SKPI), dan ke­mampuan soft skill, seperti pendidikan karakter yang telah dilakukan selama mereka berada di kampus. Tak hanya itu, sejumlah prestasi juga terus diraih, agar kualitas lulusan dan kampus terus meningkat.

Baca juga :  SMA Negeri 1 Siantar Bantah Paksa Siswa Baru Beli Seragam

Zusmelia mengatakan, saat ini dari 269 orang dosen, 11 orang sudah berkualifikasi doktor, dan 110 orang dosen tetap sudah memiliki sertifikasi pendidik. Kemudian, 25 orang dosen sedang melanjutkan studi doktor.

‘’Ini merupakan salah satu langkah STKIP PGRI mendorong dosen melanjutkan pendidikan, agar kualitas meningkat, sehingga lulusan yang dihasilkan semakin ber­kua­litas,” ucapnya.

Prestasi lain juga telah di­tun­juk­kan STKIP, yaitu dengan meraih clus­ter utama dalam bidang pe­ne­litian dan masih tetap menjadi kampus penerima hibah penelitian terbanyak di Kopertis wilayah X. Kemudian, mahasiswa STKIP turut menyumbangkan dua medali perak dan satu medali perunggu pada ajang PON 2016 di Jawa Barat belum lama ini.

Baca juga :  Kasus Reklamasi, BEM UI : Pemprov DKI Jangan Memutar Balikkan Fakta!

“Kami berharap STKIP PGRI semakin maju, apalagi kami me­nyusun rencana untuk alih status menjadi Universitas Pendidikan PGRI Padang. Untuk itu kami mohon dukungan dari semua pi­hak,” harap Zusmelia.

Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Pendidikan PGRI Padang, Sofyan Kahar mengatakan, yayasan tetap berkomitmen mendorong STKIP menghasilkan guru-guru yang berkualitas. Ia juga meng­presiasi apa yang sudah dilakukan STKIP PGRI selama ini, seperti menjadi satu-satunya mitra UNP dalam peny­e­lenggaraan PLPG tahun 2016 dan berhasil mengirim ma­ha­siswanya ke ajang pekan ilmiah nasional.

“Kami juga memberikan ban­tuan dan studi lanjut S3, penelitian dan pengabdian masyarakat bagi dosen, reward bagi dosen, karyawan dan mahasiswa agar selalu ber­prestasi. Ini merupakan salah satu langkah yang dilakukan yayasan,” katanya.

Baca juga :  Mahasiswa ITS Surabaya Ciptakan Sandal Tunanetra

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan PGRI Padang Dasrizal, mengatakan, selain membantu dalam hal sarana dan prasarana, pihak yaysan juga membantu STKIP dalam hal ketersediaan dosen. Saat ini, rasio dosen dan mahasiswa bisa terpenuhi sesuai dengan keinginan Kopertis Wilayah X.

“Bahkan jurusan fisika rasionya, 1:10. Dibawah dari keinginan kopertis 1:25 ,” terangnya.

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!