Kampus

Tak Ada Kenaikan Uang Kuliah, UIN Malang Bagi UKT jadi Lima Golongan

MALANG, EDUNEWS.ID – Uang Kuliah Tunggal (UKT) UIN Maliki Malang juga tidak ada kenaikan. Hanya saja, pembagian golongan UKT berbeda dengan Universitas Brawijaya. Di UIN Maliki Malang, ada lima golongan.

“Biaya pendidikan tidak ada kenaikan, untuk semua jurusan demikian juga kedokteran,” jelas Rektor UIN Maliki Malang Prof Dr H Mudjia Rahardjo MSi.

Pembagian golongan UKT tersebut berdasarkan pada kekuatan ekonomi orang tua dari mahasiswa yang mendaftar. Namun, nantinya pihak kampus yang menentukan.

“Orang kan suka biaya yang murah. Jadi, panitia lebih selektif dalam menentukan UKT,” imbuhnya.

Selain biaya UKT, mahasiswa UIN juga dibebani dengan biaya mahad kampus. Sebab, selama dua semester, mahasiswa akan dididik di asrama kampus dengan berbasis pondok pesantren.

Baca juga :  UKT Diharapkan Tak Produksi Kejahatan Akademik

“Biaya tersebut berbeda dengan UKT,” imbuhnya.

Besaran untuk uang mahad, yaitu mulai dari Rp 6 juta–Rp 7 juta yang dibayarkan di awal saat herregistrasi. Menurut dia, biaya UKT termahal golongan V di UIN Maliki Malang adalah Rp 24 juta untuk pogram studi kedokteran.

Adapun yang termahal untuk non kedokteran adalah Rp 5,646 juta, yaitu pada program studi teknik arsitektur. Sedangkan, untuk golongan V termurah, yaitu Rp 3,7 juta pada program studi manajemen.

EDUNEWS.ID

To Top
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com