Kampus

UIT Dituding Persulit Mahasiswa yang Ingin Pindah Kampus

 

MAKASSAR, EDUNEWS.ID-Kampus Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar ditengarai mempersulit mahasiswanya yang ingin melakukan pindah kampus.

Tudingan tersebut disampaikan oleh salah satu keluarga mahasiswa jurusan Farmasi, Fakultas Farmasi yang telah lama melakukan pengurusan untuk pindah kampus tapi sampai saat ini belum diberikan surat pindah.

“Saya sudah berulang kali ke fakultas, menghadap ke dekan tetapi seolah-olah pihak birokrasi mempersulit mahasiswa yang ingin pindah. Padahal yang mahasiswa yang bersangkutan sudah mengurus kepindahannya sejak beberapa bulan yang lalu,” ujar Najamuddin Arfah, keluarga salah satu mahasiswa angkatan 2015 jurusan Farmasi ini.

Ia melanjutkan, jika orang tua mahasiswa juga telah menghadap ke Wakil Dekan Farmasi pekan lalu, namun Wakil Dekan Farmasi tersebut seolah-olah tidak bisa memberikan solusi dan terkesan melarang mahasiswa untuk pindah.

Baca juga :  Tak Lulus SBMPTN 2019? Berikut Universitas Swasta Pilihan

“Terakhir setelah berdebat, terkait apa alasannya sampai mahasiswa tersebut tidak dibiarkan pindah, padahal semua persyaratan telah dipenuhi, termasuk surat keterangan siap menerima dari kampus yang bersangkutan telah dipenuhi, lagi-lagi pihak birokrat di UIT seolah mempersulit dengan berbagai alasan yang tidak substansial,” papar Mantan Ketua HMI Makassar ini.

Najamuddin mencurigai, upaya untuk menahan mahasiswa yang ingin mengajukan pindah kampus di UIT karena ada persoalan yang coba disembunyikan oleh pihak birokrat.

“Terakhir surat pengantar yang dikeluarkan oleh Dekan ke Rektorat terkesan ganjil. Dekan Farmasi mempersoalkan soal tanda tangan Wakil Rektor kampus yang siap menerima mahasiswa tersebut. Padahal menurut saya itu bukan ranahnya, setahu saya cukup Dekan di kampus yang ingin dtuju telah memberikan keterangan. Ini mesti harus Rektor kampus tersebut. Ini seolah-olah hanya alasan yang dibuat-buat oleh pihak UIT,” ungkap Mahasiswa Pasca sarjana Unhas ini.

Baca juga :  Peserta Beasiswa Bidikmisi IAIN Kendari Kini Jadi 160 Orang

Ia pun berharap kepada pihak rektorat UIT untuk segera mengeluarkan surat pindah mahasiswa tersebut. Apalagi, gara-gara persoalan tersebut akan mengancam masa depan pendidikan mahasiswa yang ingin mengajukan pindah kampus.

“Jika tidak kami akan menempuh jalur yang kami anggap benar, mengadukan persoalan ini ke Kopertis dan Ombusdman, terkait pelayanan administrasi di UIT,” ungkapnya.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com