Kampus

Upayakan Peningkatan Publikasi Unhas, PMC Kembali Menggelar Workshop

MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Pusat Manajemen Publikasi atau Publication Management Center (PMC) Universitas Hasanuddin kembali mengadakan Workshop. Kali ini, topik yang diangkat adalah “Peningkatan Kerjasama dengan Publisher Terindeks Scopus dan Pendampingan E-journal Unhas Menuju Indeks Global”. Workshop ini diadakan di Ruang Rapat Guru Besar, Lantai 2 Pascasarjana, pada Selasa (21/01).

Workshop ini menghadirkan pemateri dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, yaitu Prof. Dr. Ade Gafar Abdullah yang merupakan seorang editor jurnal terindeks Scopus.

Ketua PMC Unhas, Muhammad Arsyad, S.P., M.Si., Ph.D menjelaskan bahwa pada tahun 2019 Unhas menerbitkan 34 jurnal. Angka ini jauh melebihi target 16 jurnal. Namun, belum seluruhnya terindeks global.

Baca juga :  Pemerintah Bangun Sarpras 32 PTKIN dengan Skema SBSN

“Saat ini baru 12 jurnal terbitan Unhas yang terindeks global. Kami berharap, melalui kegiatan ini kita bisa melakukan standarisasi untuk meningkatkan jumlah jurnal yang memenuhi kualifikasi internasional,” kata Arsyad.

Wakil Rektor bidang Akademik, Prof. Dr. Ir. Muh. Restu, MP, memberikan sambutannya pada pembukaan workshop ini. Sejak 2018, pengelolaan publikasi di Unhas dilimpahkan ke bidang akademik. Secara teknis, peningkatan kualitas publikasi ini dikelola dengan proses-proses pendampingan oleh PMC. Salah satu tantangan yang selama ini dihadapi adalah para pengelola jurnal merupakan dosen-dosen yang memiliki tugas pokok melaksanakan tri dharma perguruan tinggi.

“Jurnal ini menjadi media bagi para sivitas akademika Unhas, baik dosen maupun mahasiswa, untuk mempublikasikan hasil riset. Maka, upaya untuk meningkatkan reputasi jurnal melalui akreditasi sangat penting, sebab hal itu menunjukkan kualitasnya,” kata Prof. Restu.

Baca juga :  Mahasiswa UMI Makassar Dilatih Jadi MC

Dalam dua tahun terakhir ini, Unhas befokus pada memfasilitasi dosen-dosennya untuk mempunyai wadah pempublikasian manuscript yang dihasilkan, terutama pada jurnal atau prosiding yang terindeks Scopus. Selain itu, Unhas juga memberikan reward pada tulisan-tulisan yang dimuat pada jurnal terakreditasi. Dalam tahun 2019, sekitar 751 artikel telah diberi reward oleh Unhas.

Prof. Restu menjelaskan, untuk tahun 2020 ini target Unhas dalah meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi. Ke depannya ada jurnal terbitan Unhas yang akan mengikuti jejak Journal of Forest and Society yang berhasil terindeks Scopus.

Setelah acara pembukaan selesai, workshop ini dilanjutkan dengan materi pertama yaitu Strategi Percepatan Indeksasi Bereputasi (Scopus) E-Journal yang dibawakan oleh Prof. Ade. Workshop yang diadakan sehari ini juga mengusung materi tentang Kiat-kiat Indeksasi DOAJ, dan Kiat-kiat Indeksasi Web of Science.(*)

Baca juga :  Menristekdikti Apresiasi Pengunduran Diri Rektor UII

 

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!