Kampus

Wakil MPR RI Buka Sosialisasi Empat Pilar STIPER Kutai Timur

KUTAI TIMUR, EDUNEWS.id – Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER) Kutai Timur, Kalimantan Timur, mengadakan sosialisasi empat pilar bekerjasama dengan MPR RI, Rabu (22/6/2016) di Aula STIPER Kutai Timur. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua MPR RI, Mahyudin yang sekaligus membuka sosialisasi empat pilar.

Mahyudin menyampaikan pesan kepada para peserta sosialisasi yang berjumlah 100 orang itu yang pada umumnya berasal dari kalangan mahasiswa STIPER, untuk mereka fokus terhadap pendidikannya. Bahwa bagi mereka yang menempuh pendidikan di daerah juga mampu memiliki kualitas diatas mereka yang berada di kota besar.

Tentunya hal tersebut, lanjut Mahyudin tidak serta merta dengan diam berpangku tangan. Tentu harus diiringin dengan belajar keras, doa, serta jangan pernah menjadi pesimis untuk menjadi warga daerah.

Baca juga :  Lima Rektor IAIN Dilantik

“Saya pernah tegaskan kepada Menteri Pendidikan RI buatlah lembaga pendidikan tinggi yang bertaraf dunia dan mampu dijangkau rakyat agar ke depan Indonesia mampu bersaing dengan banyaknya SDM yang berkualitas,” ungkapnya.

Dalam sambutannya tersebut, Mahyudin juga menjelaskan tentang MPR RI serta tugas, pokok, dan fungsinya. Mengingat pasca reformasi 98′ kedudukan MPR RI sebagai lembaga tertinggi negara dicopot sehingga saat ini posisi MPR RI sama tingginya dengan lembaga negara yang lainnya. Namun pun begitu, MPR RI masih memiliki kewengan tertinggi dalam merubah dan menetapkan UUD Tahun 1945.

“Peran MPR RI itu sangat penting dan strategis. Bahkan dulu Presiden beri mandat itu adalah MPR RI. Kini MPR pasca reformasi kedudukannya sebagai lembaga tertinggi dicopot. MPR sama kedudukannya dengan lembaga-lembaga tinggi negara lainnya,” katanya.

Baca juga :  Hasil UKG 2015, Kompetensi Guru Di DKI Jakarta Berada Diurutan Ketiga

Mahyudin juga menjelaskan tentang penerapan konstitusi negara. Bahwa pemerintah haruslah sangat memperhatikan dengan serius bidang pendidikan anak bangsa. Karena kontitusi negara menyebutkan tentang pendidikan untuk rakyat. Pemerintah daerah dan pemerintah pusat harus peduli pada semua yang berhubungan dengan pendidikan termasuk infrastruktur dan fasilitas.

“Bagaiman bisa bangsa ini maju jika generasi mudanya tidak diperhatikan pendidikannya,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama Rektor Stiper Kutai Timur Prof. Dr. Juraemi mengatakan bahwa empat pilar MPR yang di dalamnya ada Pancasila memang perlu pemahaman bersama dan perlu pemahaman esensi Pancasila yang sama.

“Pemahaman Pancasila yang betul harus melalui upaya yang sistematis seperti sosialisasi dan edukasi secara terus menerus kepada rakyat Indonesia.  Makanya sosialisasi empat pilar MPR yang dilakukan MPR sangat saya dukung karena sangat positif,” tandasnya.

Baca juga :  Dinas Pertanian Yogyakarta Libatkan Dosen Dan Mahasiswa UGM Cek Kesehatan Hewan Qurban

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kutai Timur, Wakil Bupati Kutai Timur, serta para dosen STIPER Kutai Timur.

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!